Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label Obyek wisata jogja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obyek wisata jogja. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Januari 2014

Exotisme Krakal



Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan mengembangkan kawasan pantai Krakal menjadi ikon percontohan wisata pantai di DI Yogyakarta. Tahun ini pemerintah sudah membebaskan lahan seluas 1, 5 hektare dari total kebutuhan 4 hektare. Lahan yang sudah dibebaskan ini merupakan lahan milik warga serta Sultan Ground.
 Khusus lahan milik SG ini pemerintah sudah mendapatkan izin dari pihak Kraton Ngayogjakarta. Di lahan yang sudah dibebaskan ini nantinya pemerintah akan membangun berbagai fasilitas penunjang wisatawan mulai dari gardu pandang, gasebo, lampu penerangan taman serta jogging track.

Minggu, 03 November 2013

Siluet cantik Candi Ratu Boko

detikTravel Community -  

Traveler tentu tahu kemegahan Candi Ratu Boko di timur Kota Yogyakarta. Anda yang pernah datang ke sana pasti ingin kembali menginjakkan kaki di bekas pelataran kerajaannya. Senjanya indah, romantis, dengan langit merah menyala.
Candi Ratu Boko terletak di perbatasan DIY dan Jateng, tepatnya di Prambanan. Lokasinya berada di perbukitan 3 km dari Candi Prambanan atau 20 km dari Kota Yogyakarta. Candi Ratu Boko dibangun oleh Dinasti Syailendra. Pada Komplek Candi Ratu Boko terdapat kolam pemandian, bangunan resepsi (Pasebani), tempat tinggal putri Raja (Keputren). Terdapat reruntuhan Gua Laki-Laki serta Gua Perempuan dan fungsi Ratu Boko masih belum diketahui.
Exotica Jogja akan membantu anda menjangkau tempat eksotis ini. Segera kontak kami di 0818 0404 8080 dengan paket seewa mobil Rp.500.000 untuk 12 jam.

Senin, 14 Oktober 2013

Borobudur di Pagi Hari

Saat berada di kawasan Candi Borobudur, indahnya mentari siap menyapa Anda di pagi hari. Bergegaslah ke bukit Punthuk Setumbu. Dijamin, Anda pasti terkesima oleh kecantikan Candi Borobudur.
Awalnya, saya cuma ingin keliling sekitar Yogyakarta saja. Namun rute traveling saya kali ini berubah setelah mengetahui nama tempat wisata Punthuk Setumbu. Nama bukit ini berada di Desa Karangrejo, kira-kira 4 km dari Candi Borobudur. Inilah salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan mentari terbit di Borobudur.
Turis asing biasanya lebih mengenal dengan nama Borobudur Nirvana Sunrise. Bulan terbaik untuk berkunjung adalah Mei-Juli, saat cuaca cerah.

Lewat internet, saya berusaha mencari cara menuju ke lokasi itu. Singkat cerita, maka saya mulai jalan dari losmen tempat saya menginap di Malioboro pukul 04.00 WIB. Bermodal nekat dan rasa ingin tahu, saya tembus dinginnya angin subuh.
Tibalah saya di depan gate candi. Maksud hati ingin bertanya kepada bapak-bapak yang lagi bersantai, tapi dia malah menawarkan guide ke lokasi. Namun saya lebih memilih untuk jalan sendiri. Dari gerbang candi belok kiri melewati Hotel Manohara hingga masuk ke pedesaan.
Dengan percaya diri, saya jalan dengan panduan maps di ponsel yang saya harapkan bisa membawa saya ke lokasi. Masih diharapkan, jadi belum tentu lho!
Benar saja kata bapak tadi, Saya pun tersasar masuk ke desa dengan jalan kecil yang kiri kanan hutan gelap. Satu-satunya penerangan cuma dari motor saya ini. Berputar-putar tak jelas, akhirnya saya bertemu warga sekitar yang sedang beraktivitas.
Hasil bertanya beberapa warga, akhirnya saya tiba di bukit Punthuk Setumbu. Di lokasi sudah disediakan lahan parkir yang cukup untuk beberapa mobil dan motor.
Turis asing dan lokal dikenakan Rp 15.000 sudah termasuk biaya masuk dan segelas teh manis hangat atau kopi untuk di atas bukit. Sediakan senter kecil karena jalan yang menanjak curam, gelap dan licin karena embun pagi.
Perjuangan tidak sia-sia karena pemandangan dari sini sangat indah. Dari kejauhan terlihat siluet Gunung Merapi dan puncak Candi Borobudur yang diselimuti kabut dan hijaunya pepohonan.
Beberapa fotografer sudah standby untuk menjepret matahari terbit. Perlahan langit berubah warna jadi oranye dan dari balik puncak Merapi muncul mentari oranye bulat sempurna. Momen indah ini sangat langka bagi saya sebagai orang kota.
Dari awal saya perhatikan, cuma saya dan 2 orang fotografer saja yang turis lokal. Selebihnya malah turis asing yang lebih melimpah. Ternyata para turis asing itu ikut tur Borobudur Sunrise dari hotel dekat di Borobudur.
Beberapa hotel lainnya juga menyediakan tur serupa dengan lokasi yang berbeda dengan membayar sekitar Rp 200.000. Kalau saya, lebih memilih yang murah saja.

Sabtu, 12 Oktober 2013

Exotisme Candi Boko


Anda tentu kenal dengan situs Ratu Boko di Yogyakarta. Memang, situs satu ini belum setenar Candi Borobudur atau Candi Prambanan. Ternyata, situs ini sudah ada sebelum dibangunnya Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

Letak Situs Ratu Boko ini dekat dengan Candi Prambanan. Lebih tepatnya 3 km arah selatan Candi Prambanan. Karena letaknya di atas bukit, Anda tidak hanya melihat situs kuno saja. Tapi juga pemandangan alam yang menakjubkan, disertai sejuknya angin yang berhembus.

Pemandangan Kota Yogya dan Candi Prambanan dengan latar belakang Gunung Merapi, dapat terlihat dengan jelas dari situs Ratu Boko. Di Keraton Ratu Boko ini, Anda tidak hanya melihat candi. Namun juga situs lain, seperti gapura, paseban, candi pembakaran, keputren atau tempat singgah para puteri, kolam pemandian puteri zaman dulu dan gua lanang-wadon.

Di sini, Anda bisa melihat adanya percampuran budaya dalam struktur Keraton Ratu Boko, yakni budaya Buddha dan Hindu. Situs Ratu Boko merupakan simbol kerukunan beragama di masa lalu.

Kalau dilihat dari sejarahnya, bisa dibilang situs Ratu Boko ini masih misterius. Ratu Boko merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno dari abad ke-8. Berdasarkan sejarah, dulu Ratu Boko digunakan oleh Dinasti Syailendra, sebelum masa Raja Samaratungga, pendiri Candi Borobudur dan Rakai Pikatan, pendiri Candi Prambanan.

Berdasarkan prasasti yang dikeluarkan Rakai Panangkaran pada 746-784 Masehi, pada awalnya bangunan yang ada di kawasan Ratu Boko disebut Abhayagiri Wihara. Abhaya berarti tidak ada bahaya, Giri berarti gunung atau bukit, Wihara berarti asrama atau tempat.

Sehingga Abhayagiri Wihara adalah asrama atau wihara para biksu agama Budha yang terletak di atas bukit penuh kedamaian. Pada masa berikutnya, antara 856-863 Masehi, Abhayagiri Wihara berganti nama menjadi Kraton Walaing yang diproklamirkan Raja Vasal bernama Rakai Walaing Pu Kumbayoni.

Prasasti Mantyasih yang berangka tahun 898-908 M yang dikeluarkan Rakai Watukara Dyah Balitung masih menyebut nama Walaing sebagai asal usul Punta Tarka sang pembuat prasasti Mantyasih. Dari awal abad 10 hingga akhir abad 16, tidak ada berita terkait Kraton Walaing ini.

90 tahun kemudian, yakni 1790, Van Boeckholtz menemukan adanya reruntuhan kepurbakalaan di atas situs Ratu Boko. 100 tahun kemudian, FDK Bosch mengadakan penelitian dan melaporkan hasil penelitiannya yang diberi judul Kraton Van Ratoe Boko.

 detikTravel Community -

Selasa, 16 Juli 2013

Lava Tour dan Desa Wisata

SLEMAN, KOMPAS.com - Obyek wisata di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dikunjungi sebanyak 150.160 wisatawan selama liburan sekolah. "Jumlah tersebut melampaui target yang ditetapkan sebanyak 50.000 wisatawan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Ayu Laksmidewi, Selasa (16/7/2013).

Menurut Ayu, pencapaian tersebut dinilai diluar perkiraan karena liburan akhir sekolah bertepatan dengan bulan puasa sehingga hal ini menggembirakan. "Ini merupakan sesuatu hal yang membanggakan," katanya.

Menurut Ayu, akumulasi angka kunjungan wisatawan selama liburan akhir sekolah tersebut dihitung 17 hari sejak 28 Juni hingga 14 Juli 2013 di berbagai destinasi wisata.

"Penyebaran kunjungan wisatawan tersebut meliputi kunjungan ke obyek wisata Kaliurang sebanyak 15.430 wisatawan yang meliputi Taman Rekreasi Anak (3.452 wisatawan), Taman Nasional Gunung Merapi (4.543 wisatawan), Jeep Wisata Kaliurang (3.520 wisatawan), dan Museum Ullen Sentalu (3.322 wisatawan)," katanya.

Kemudian, Candi Prambanan dikunjungi 85.103 wisatawan yang terdiri 73.985 wisatawan nusantara dan 11.118 wisatawan mancanegara. Selanjutnya Candi Ratu Boko 11.352 wisatawan meliputi 11.159 wisatawan nusantara dan 193 wisatawan mancanegara, Volcano Tour Cangkingan 27.125 wisatawan.

Museum Gunungapi Merapi dikunjungi 6.460 wisatawan meliputi 6.330 wisatawan nusantara dan 130 wisatawan mancanegara dan Monumen Jogja Kembali sebanyak 13.678 wisatawan.

"Selain itu wisatawan yang berkunjung ke beberapa desa wisata tercatat 2.364 wisatawan, yang terdiri atas Desa Wisata Sidoakur (85 wisatawan), Desa Wisata Tanjung (109 wisatawan), Gamplong (200 wisatawan), Pentingsari (360 wisatawan), dan Pulesari (1.610 wisatawan)," tambah Ayu.

Selasa, 04 Juni 2013

Menikmati Sate Klatak

WWW.REKOMENDASI.ME
Nikmatnya Sate Klatak Khas Yogyakarta
KOMPAS.com - Sudah beberapa kali saya pergi ke Yogyakarta tetapi belum pernah nyobain sekalipun sate klatak yang sudah sangat terkenal di daerah ini. Memang lokasinya lumayan jauh dari pusat kota. Anda harus menempuh kira-kira 25 menit ke daerah Jalan Imogiri.
Daerah ini terkenal dengan pusat penjual sate klatak, banyak penjual sate klatak di sepanjang jalan ini. Kami malam ini bertiga bersama sahabat pergi menuju ke Sate Klatak Pak Pong sekitar pukul 22.00.
Sate klatak itu sangat khas, potongan daging kambing yang cukup besar-besar dan tusuk satenya dari jeruji besi sepeda. Dan ternyata rasanya sedikit asin tetapi gurih dan disajikan tanpa sambal kecap. Beda dengan menu sate kambing pada umumnya.
sate-klatak
Dalam satu porsi terdiri dari dua tusuk saja, tetapi selain potongan dagingnya cukup besar, dalam satu tusuk isinya juga lumayan banyak. Hmm... enak nih sate klataknya, daging empuk dan terasa sedikit garing. Kita juga diberi satu piring kuah gule sebagai tambahan. Tapi kalau Anda mau pakai sambal kecap, tinggal minta, nanti disediakan.
Akhirnya kesampaian juga saya makan sate klatak di Yogyakarta. Memang sate ini unik dan nikmat. Sangat menyenangkan bisa menikmati salah satu kuliner khas di Kota Gudeg ini. (Frans)

Sabtu, 01 Juni 2013

Pantai Pok Tunggal

Ada banyak pantai cantik di Gunungkidul, DI Yogyakarta. Salah satu yang harus Anda kunjungi adalah Pantai Pok Tunggal. Pantai ini menawarkan pasir putih yang bersih, panjang dan aduhai.


Pantai Pok Tunggal memang dikenal sebagai pantai pasir putih yang indah dan bersih. Bibir pantainya begitu panjang, dan seksi karena dikelilingi dengan tebing yang tinggi dan indah.

Karena masih sepi, traveler pun bisa berlarian bebas di sana. Tak hanya itu, di pantai ini traveler juga bisa digunakan untuk berenang di sebelah barat. Kita juga dapat berfoto di atas tebing yang tinggi nan indah yang mengelilingi pantai ini.

Senin, 18 Februari 2013

Memandang Kota Jogja dari Gunung Api Purba

menyinari manusia yang ingin menikmati pergantian antara cahaya bintang-bulan bergantikan dengan cahaya matahari. Di  Yogyakarta, tepatnya di Gunung Kidul, ada satu tempat dimana Anda dapat menjadi saksi pertukaran antara malam dan pagi, dan menjadi saksi hilangnya cahaya bulan-bintang dengan cahaya yang tak kalah indah, tempat itu bernama Gunung Api Purba, yang berlokasi di desa Nglanggeran, kecamatan Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta.
13596317181086279665Gambar: Tampak Bentuk Gunung Api Purba
Gunung Api Purba Nglanggeran berasal dari kata Planggaran yang mempunyai makan sertiap ada perilaku jahat pasti tertangkap/ketahuan. Ada yang menuturkan Gunung Nglanggeran berasal dari kata Langgeng yang artinya aman dan tentram. Kawasan ekowisata Gunung Api Purba ini dikelola oleh pemuda karang taruna setempat. Selain menikmati pemandangan Yogyakarta dari puncak Gunung Api Purba, ada juga dapat menikmat bentangan sawah yang menyegarkan mata Anda saat menuju ke kawasan Gunung Api Purba. Gunung Api Purba ini memiliki lima puncak yaitu Puncak Gunung Kelir, Puncak Gunung Gedhe, Kawah Gunung Api Purba, Gunung Burhu, dan Gunung Blencong.
13596320741928404102
Gambar: Bentangan Sawah Menuju Gunung Api Purba.
Jarak lokasi Gunung Api Purba dari bandara interansional Adi Sutjipto hanya berkisar 20+KM, dapat ditempuh hanya 30 menit saja. Tiket masuk pun cukup murah, hanya dengan mengeluarkan uang Rp, 3.000 saja Anda sudah dapat mendaki dan sampai pada puncak untuk menikmati pemandangan Yogyakarta dari puncak.

Dari atas Gunung Api Purba ini kita dapat menyaksikan secara utuh luasnya keindahan Daerah Istimewa Yogyakarta, dan dari Atas sini kita bisa menyaksikan Gunung Merapi, dan Gunung Merbabu yang eksotis. Namun sayang ketika saya berkunjung ke tempat ini tiba-tiba turun hujan yang menggagalkan rencana saya melihat Gunung Merapi membuka bajunya dari balutan kabutan awan putih.

Jadi, jika Anda berkunjung ke Yogyakarta jangan sungkan untuk mengunjungi Gunung Api Purba ini, setelah Anda puas menyaksikan keindahan dari Puncak Gunung Api Purba, Anda dapat melanjutkan perjalanan Anda di Gunung Kidu dengan mengunjungi eksotisme pantai-pantainya yang indah dan terkenal.
Sumber: kompasiana.kompas

Sabtu, 12 Januari 2013

Parangkusumo, Pantai Cinta di Yogyakarta

Masih membahas tempat wisata nich guys, karena kalau di Jogja tidak membahas tempat wisata rasanya tidak afdzoll,hhehe. Wisata kali ini masih tetap berada di kawasan selatan Jogjakarta. Tebak hayo? Pasti semua sudah tahu kan apa itu?
Yupz bener banget, PANTAI.
Karena di selatan Jogjakarta wisata yang tersohor adalah pantai. Entah kenapa wisata air yang satu ini banyak menarik perhatian seemua orang, terutama untuk para wisatawan local maupun mancanegara. Para wisatawan dapat menikmati indahnya sunset di sore hari, maupun saat terbitnya matahari. Hembusan air laut serta deburan ombak juga menambah keindahan pesona pantai.
Pantai ini berada masih berdampingan dengan pantai Parangtritis dan pantai Depok yang memang sudah tersohor. Selain itu, suasananya pun juga tidak kalah ramainya dengan pantai parangtritis, karena di tempat tersebut banyak keunikan dan cirri khas tersendiri. Sehingga dengan keunikannya itu yang membuat para wisatawan betah berada di pantai dan menikmati indahnya wisata air di Jogja. Untuk menuju ke pantai ini sangatlah mudah, karena berdampingan dengan pantai Parangtritis. Anda bisa dating ke pantai Parangtritis terlebih dahulu, barulah anda berjalan ke barat. Dan tak lama anda sudah tiba di pantai Parangkusumo. Mudah kan……
Wisata air ini adalah pantai Parangkusumo yang beralamat di Parangkusumo, Parangtritis, Bantul, Yogyakarta, Indonesia. Pantai ini juga tidak kalah terkenalnya dengan pantai Parangtritis. Keunikan dari pari pantai ini yaitu terdapat gumuk pasir putih yang memang sangat indah untuk dipandang. Selain itu di sana juga terdapat banyak para penjual berbagai macam obat-obatan, parfum, ada juga tukang pijat, gurah mata, dan tukang sulap, dan masih banyak lagi yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
Untuk suasana di pantai ini tidak jauh beda dengan pantai Parangtritis, karena tempatnya yang juga berdampingan. Keunikan yang beda dari pantai lainnya yaitu ketika malam tanggal 1 suro untuk kalender jawa, ataupun bisa disebut tanggal 1 Muharram.
Penasaran kenapa di pantai Parangkusumo pada tanggal itu sangat unik???? Mau tau???
Nichh saya kasih tau bocorannya, tapi sedikit aja ya???
1357977701549920297
suasana pantai Parangkusumo
Kenapa di pantai Parangkusumo pata malam tanggal 1 suro atau 1 Muharram mempunyai keunikan tersendiri. Karena pada saat itu warga kraton Jogjakarta atau biasa disebut Abdi Dalem Kraton mengadakan kegiatan rutin tahunan yaitu ritual Pelabuhan Pusaka dan Pencucian Pusaka. Ritual ini hanya dilakukan ketika malam tanggal 1 suro saja, tepatnya pas pada jam 12 malam saat pergantian tanggal. Acara ritual labuhan ini juga tidak beda dengan lelabuhan lainnya, bedanya ritual labuhan kali ini juga di tambah dengan pencucian pusaka-pusaka yang dimiliki kraton.
Saat malam tanggal 1 suro banyak para pengunjung yang ramai-ramai dan berbondong-bondong untuk dating ke pantai dan melihat ritual lelabuhan tersebut. Saat pusaka telah dilabuh, banyak para warga maupun pengunjung yang berebut untuk mendapatkan kembang kantil yang diikut sertakan saat pusaka dilabuh. Mulai dari anak-anak sampai kakek-kakek semuanya berebut mendapatkan kembang kantil. Entah untuk apa kembang kantil tersebut, saya juga tidak tau menahu. Namun acara seperti itu yang banyak menarik para turis asing untuk datang dan melihat langsung kegiatannya. Karena acara seperti itu tidak pernah dilihat sebelumnya.
Nahhh selain acara ritual dari kraton, yang menjadi keunikan lainnya yaitu di pendapa pantai Parangkusumo juga terdapat pertunjukkan wayang sehingga menambah keramaian di tempat ini. Selain itu juga terdapat kemistisan yang beda dari pantai lain. Yaitu mistis Batu Cinta yang merupakan tempat pertemuan Panembahan Senopati dengan Ratu Kidul. Banyak yang datang untuk sekedar berziarah ke Batu Cinta yang memang diyakini juga dapat membantu melepaskan beban berat yang ada pada diri seseorang dan menumbuhkan kembali semangat hidup. Selain itu juga diyakini bahwa segala jenis permintaan akan terkabul bila mau memanjatkan permohonan di dekat Batu Cinta. Tak heran, ratusan orang tak terbatas kelas kerap mendatangi kompleks ini pada hari-hari yang dianggap sakral.
13579780531985347605
Lokasi Batu Cinta
Selain menikmati suasana mistis di Batu Cinta dan melihat prosesi labuhan, anda juga bisa berkeliling pantai dengan naik kereta kuda. Anda akan diantar menuju setiap sudut Parangkusumo, dari sisi timur ke barat. Sambil naik kereta kuda, anda dapat menikmati pemandangan hempasan ombak besar dan desau angin yang semilir. Ongkos sewa kereta kuda dan kusir sendiri tak terlampau mahal, hanya Rp 20.000,00 untuk sekali keliling.
135797865874764425
dok. pribadi
Bila lelah, Parangkusumo memiliki sejumlah warung yang menjajakan makanan. Banyaknya jumlah peziarah membuat wilayah pantai ini hampir selalu ramai dikunjungi, bahkan hingga malam hari. Cukup banyak pula para peziarah yang menginap di pantai ini untuk memanjatkan doa. Bagi anda yang ingin merasakan pengalaman spiritual di Parangkusumo bisa bergabung dengan para peziarah itu untuk bersama berdoa.
Untuk lebih detailnya anda bisa datang langsung ke Jogja dan menikmati semua tempat wisata yang eksotis di Jogja, terutama untuk kemistisanyan. Pantai Parangkusumo mengajak anda merasakan pengalaman spiritual tak terlupakan, melawati Batu Cinta sekaligus mengenang pertemuan Panembahan Senopati dengan Ratu Kidul.
Semoga anda betah berlibur di Jogja.
Sumber: kompasiana.kompas.com

Sabtu, 22 Desember 2012

Lima Tempat Asyik untuk Liburan Bareng Bunda di DI Yogyakarta

Traveling ke Yogyakarta saat libur panjang akhir pekan adalah pilihan yang tepat. Mumpung bertepatan dengan Hari Ibu, tidak ada salahnya Anda mengajak Bunda jalan-jalan ke 5 destinasi menarik di Kota Gudeg itu.

Dikumpulkan detikTravel, Sabtu (22/12/2012) inilah 5 tempat di Yogyakarta yang asyik untuk dikunjungi bersama Bunda:

1. Pasar Beringharjo

Bagai agenda wajib, Pasar Beringharjo adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan ketika traveling ke Yogyakarta. Di sana, Anda bisa mengajak Bunda keliling pasar dan belanja aneka jenis batik.

Ya, Pasar Beringharjo memang terkenal sebagai sentra penjualan batik di Yogya. Ada banyak jenis kerajinan batik yang bisa Anda dan Bunda lihat, mulai dari pakaian batik, kain batik, hingga tas dan kalung berbahan dasar batik. Harga semua barang ini pun bervariasi, semua tergantung model, bahan dan jenis batik.

Jalan-jalan ke Pasar Beringharjo bersama Bunda semakin berkesan dengan memberikan kejutan kecil untuk Bunda. Belilah sebuah barang, kemudian berikan kepadanya sebagai hadiah. Mungkin semua ini belum seberapa dibanding seluruh pengorbanan yang Bunda berikan, tapi pasti menggembirakan untuknya. Oh iya, jangan lupa untuk bisikkan kata "Aku Sayang Ibu."

2. Malioboro

Destinasi kedua yang bisa Anda kunjungi saat liburan di Yogya bersama Bunda adalah Malioboro. Siapa yang tak kenal kawasan ini. Malioboro adalah salah satu destinasi yang paling ramai dikunjungi turis, baik siang atau pun malam.

Sama seperti Pasar Beringharjo, Malioboro juga menjual aneka barang yang terbuat dari batik. Baju, celana, tas, bahkan syal yang terbuat dari bahan batik juga. Beragam oleh-oleh khas Yogya yang murah meriah juga ada, sebut saja gelang dan aneka kalung.

Jika ingin mengajak Bunda, cobalah ajak pada malam hari. Saat itu Malioboro ramai dipenuhi kios yang menjual aneka dagangan, dan juga warung makan dadakan. Pertama-tama ajaklah Bunda menikmati santap malam di tempat makan lesehan dengan menu gudeg khasnya. Setelah itu, mulailah jalan menyusuri Malioboro. Lihat satu persatu kios yang ada, dan nikmati suasana Yogya pada malam hari bersama Bunda di sini.

3. Pantai Sundak di Gunungkidul

Jika ingin mengajak Bunda jalan-jalan sambil menikmati indahnya alam, tak ada salahnya jika memilih Gunungkidul. Ini adalah salah satu kabupaten yang tersohor di DI Yogyakarta dan terkenal karena keindahan pantainya.

Ada banyak pantai cantik yang tersaji di sepanjang Gunungkidul. Salah satu yang paling keren adalah Pantai Sundak. Ajaklah Bunda untuk datang ke sana dan ajak beliau menikmati asyiknya bersantai di pinggir pantai, sembari mencicipi kelapa muda dingin.

Ajak pula Bunda jalan bertelanjang kaki untuk merasakan lembutnya pasir di Pantai Sunda. Jangan lupa untuk bergaya di depan bukit kapur yang eksotis di sekitar Pantai Sundak, dan abadikan dalam jepretan kamera.

4. Kotagede

Ini dia destinasi lain yang tak kalah asyik untuk dikunjungi bersama Bunda, yaitu Kotagede. Kotagede sudah lama dikenal sebagai sentra pembuatan kerajinan perak. Tak heran kalau tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ada banyak sentra pembuatan perak yang bisa dikunjungi. Dengan sigap, para pengrajin akan menunjukkan cara pembuatan perak dan memperlihatkan kerajinan perak yang sudah jadi.

Pertama-tama, para pengrajin akan menjelaskan pembuatan perak, mulai dari cara mencari serpihan perak hingga menjadikannya benang atau bentuk padat lainnya. Kemudian, Anda akan dijelaskan pula bagaimana menghias perhiasan atau suvenir berikut alat-alat yang digunakan. Setelah itu, Anda dan Bunda akan diajak melihat langsung prosesnya di sebelah ruang guide

Asyiknya lagi, beberapa tempat pembuatan perak mempersilakan turis untuk belajar membuat perhiasan sendiri. Anda dan Bunda pun bisa mencoba langsung. Usai itu, langsung datang ke show room dan belilah beberapa perhiasan yang menarik untuk Anda, dan tentu Bunda.

5. Desa Krebet

Melihat batik yang ada di kain mungkin sudah biasa. Lalu bagaimana dengan batik yang ada di kayu? Desa Krebet di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta adalah lokasi yang tepat jika Anda ingin mengenalkan Bunda dengan batik kayu.

Ya, Desa Krebet sudah dikenal sebagai desa wisata yang memiliki kerajinan membatik dengan media kayu. Tak heran jika ada banyak ukiran kayu, seperti topeng, sandal, gelang dan aksesoris lain yang berbahan dasar kayu sengon, pule, dan mahoni.

Datang ke Desa Krebet, Anda tidak hanya bisa mengenalkan Bunda dengan batik kayu, tapi juga melihat langsung proses pembuatannya. Dijamin,. jalan-jalan akan terasa semakin berkesan.
 Sumber: Detik Travel

Sabtu, 15 September 2012

Pantai exotic: Sundak!




"Pantai ini masih perawan!" satu kalimat yang terbesit dalam pikiran kita ketika pertama kali sampai di Pantai Sundak. Pengunjung jarang mendatangi tempat wisata ini karena memang belum terkenal, tapi keeksotisannya tidak kalah dengan pantai-pantai lain yang masih menawan. Pantai ini merupakan pantai yang wajib dikunjungi oleh d'traveler.
Untuk menikmati exotica pantai ini, kami dapat mengantar Anda sekaligus disediakan guide. Segera hubungi kami di nomor telepon 02747176161. Dengan Rp.350.000 Anda dapat menyewa mobil selama 12 jam.

Kamis, 16 Agustus 2012

Pantai Depok. Wisata Pantai Exotic di Jogja

Pantai Depok ini masih terletak di Kawasan Pantai Parangtiris, dari pantai parangtritis anda menuju ke arah barat melalui jalan kecil dan anda juga dapat menikmati gumuk pasir yang merupakan fenomena alam / keajaiban alam.  Gumuk pasir ini hanya ada 4 di dunia, dan salah satunya di daerah ini. Keindahan pantai depok sudah terlihat ketika anda mencapai parkir mobil, dengan pantai yang terbentang luas dan bersih. 


Pantai Depok juga dijadikan sebagai kawasan wisata kuliner oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI Jero Wacik Tahun 2009 yang lalu. Terdapat pasar ikan dan sekitar 40 warung makan. Wisatawan membeli ikan segar di Pasar Ikan atau langsung dari perahu nelayan, selanjutnya jasa memasak oleh warung makan.

Keindahan Pantai Depok juga tak kalah menariknya dengan pantai Parangtritis, dan anda dapat menikmati sunset  tanpa terhalang bukit atau apapun. Dengan adanya banyak perahu yang terparkir di pantai ini, membuat keindahan pantai terasa lebih hidup.
Anda dapat juga bermain bola atau memainkan outbond jika menginginkan. Setelah itu, anda dapat berwisata kuliner di pantai ini. Semuanya dapat kami sediakan untuk Anda.
Segera Hubungi kami untuk menikmati wisata maknyus ini. 

Untuk berkunjung ke pantai ini, pastikan Anda mengontak kami, Exotica Jogja di telepon 0274-7176161. Paket sewa mobil (sopir+BBM selama 12jam) sebesar Rp.350.000. Anda akan puas menjelajahi exotisme Jogja ke pelosok-pelosok yang belum anda kenal sebelumnya.

Selasa, 14 Agustus 2012

Candi Prambanan


Candi Prambanan terletak 13 Km dari kota Klaten, menuju barat pada jalur jalan ke Yogyakarta dan 17 Km dari Yogya menuju timur pada jalur jalan ke kota Klaten/Surakarta, Candi Prambanan atau Candi Rara Jonggrang adalah candi Hindu terbesar di Jawa Tengah. Secara administratif kompleks candi ini berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Masyarakat menyebut candi ini dengan nama candi Larajonggrang, suatu sebutan yang sebenarnya keliru. Rara dalam bahasa Jawa untuk menyebut anak gadis. Dalam cerita rakyat, Rara Jonggrang dikenal sebagai putri Prabhu Ratubaka yang namanya diabadikan sebagai nama peninggalan kompleks bangunan di perbukitan Saragedug sebelah selatan Candi Prambanan.

Dikisahkan dalam cerita tersebut ada seorang raksasa bernama Bandung Bandawasa yang memiliki kekuatan supranatural. Dia ingin mempersunting putri Rara Jonggrang. Untuk itu dia harus membuat candi dengan seribu arca didalamnya dalam waktu satu malam. Permintaan tersebut dipenuhi oleh Bandung Bandawasa, namun Rara Jonggrang curang sehingga pada saat yang ditentukan candi itu belum selesai, kurang sebuah arca lagi. Bandung Bandawasa marah dan mengutuk putri Rara Jonggrang menjadi pelengkap arca yang keseribu. Arca tersebut dipercayai sebagai arca Durgamahisasuramardhini yang berada di bilik utara Candi Siwa.

Kompleks Candi Prambanan mempunyai 3 halaman, yaitu halaman pertama berdenah bujur sangkar, merupakan halaman paling suci karena halaman tersebut terdapat 3 candi utama (Siwa, Wisnu, Brahma), 3 candi perwara, 2 candi apit, 4 candi kelir, 4 candi sudut/patok. Halaman kedua juga berdenah bujur sangkar, letaknya lebih rendah dari halaman pertama. Pada halaman ini terdapat 224 buah candi perwara yang disusun atas 4 deret dengan perbandingan jumlah 68, 60, 52, dan 44 candi. Susunan demikian membentuk susunan yang konsentris menuju halaman pusat.