detikTravel Community - Main ke Candi Prambanan atau Malioboro saat liburan
ke Yogyakarta sudah biasa. Cobalah sekali-kali mampir ke Museum
Affandi. Di sana, Anda bisa melihat berbagai karya lukis sang maestro.
Siapa
yang tak mengenal Affandi, sang maestro lukisan tanah air yang
lukisannya sudah mendunia itu? Sang maestro memang telah pergi untuk
selamanya tanggal 23 Mei 1990 silam. Namun karya-karya beliau sampat
saat ini masih bisa disaksikan di Museum Affandi di Yogyakarta, tempat
beliau selama ini menuangkan ide-idenya ke atas kanvas.
Letak
museum ini sangat strategis sebagai salah satu kompleks museum seni
lukis di Yogyakarta, yakni di Jalan Laksda Adi Sutijipto No 167, jalan
utama yang menghubungkan Solo dan Yogyakarta. Atau tepat di depan Kampus
Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Di
kompleks Museum Affandi, terdapat tiga buah galeri yang masing-masing
berisi lukisan bernilai tinggi. Di galeri 1, kita bisa menyaksikan hasil
karya Affandi yang berupa lukisan dari tahun pertama beliau berkarya
hingga saat-saat terakhir masa hidupnya.
Museum ini terdiri atas
sketsa-sketsa di atas kertas, lukisan dari cat air, pastel, serta cat
minyak di atas kanvas lukisan. Selain itu, dalam galeri 1 juga tersimpan
dua buah patung potret Affandi yang terbuat dari tanah liat dan semen.
Serta patung dia bersama sang puti tercinta, Kartika.
Mobil dan
sepeda kesayangan beliau juga ada. Serta peralatan melukis dan sejumlah
penghargaan yang beliau terima juga bisa disaksikan di galeri 1.
Sementara
di galeri 2, kita bisa menyaksikan hasil lukisan karya seniman lain
yang sengaja di koleksi Affandi semasa hidupnya. Galeri 2 mempunyai tiga
lantai. Lantai pertama untuk ruang pameran, lantai 2 untuk ruang
perawatan lukisan yang dikoleksi di sana, serta ruang bawah tanah galeri
yang digunakan untuk menyimpan sejumlah lukisan.
Di galeri 2 ini
tak hanya berupa lukisan yang dapat kita saksikan, tetapi karya seni
dalam bentuk lain. Seperti pahatan, patung dan lain sebagainya. Menurut
catatan yang ada di museum, saat ini ada sekitar 300 buah lukisan yang
ada di Museum Affandi yang dipamerkan secara berkala.
Selanjutnya,
di galeri ketiga tersimpan koleksi lukisan karya istri dan anak-anak
Affandi. Seperti lukisan karya Maryati istrinya, Juki Affandi, Rukmini,
Kartika Affandi, dan sanak saudara beliau lainnya.
Di depan
galeri ketiga ini, ada bangunan berbentuk gerobak lengakap dengan dapur
dan kamar kecil. Dulu digunakan Affandi beristirahat dan berkarya, yang
sekarang berfungsi sebagai musala.
Selain galeri yang memamerkan
lukisan karya Affandi, dalam kompleks museum juga ada rumah panggung.
Dulu digunakan sebagai rumah tinggal oleh Affandi dan keluarganya.
Bangunan
ini bentuknya unik, berbentuk rumah panggung dengan konstruksi tiang
penyangga utama dari beton dan tiang-tiang kayu. Atap rumah itu dari
bahan sirap yang membentuk sebuah pelepah daun pisang.
Masih di
kompleks museum, kita bisa menemui makam sang maestro yang wafat tanggal
23 Mei 1990 silam, yang terletak di antara galeri 1 dan galeri 2. Tepat
di samping makam istinya, Maryati.
Nah, bagi Anda penggemar
lukisan, datanglah ke Museum Affandi. Buka setiap hari dari pukul 09.00
WIB sampai dengan 16.00 WIB. Pada hari libur nasional, museum ini justru
tutup. Kecuali ada permintaan khusus dengan alasan yang bisa diterima
pengelola.
Untuk masuk dalam museum, kita harus membayar tiket
masuk sebesar Rp 20.000 per orang. Tiket itu bisa ditukar dengan minuman
nantinya di sebuah kafe yang ada di dalamnya. Seru bukan?