Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label Gua pindul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gua pindul. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Januari 2014

Exotisme Krakal



Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan mengembangkan kawasan pantai Krakal menjadi ikon percontohan wisata pantai di DI Yogyakarta. Tahun ini pemerintah sudah membebaskan lahan seluas 1, 5 hektare dari total kebutuhan 4 hektare. Lahan yang sudah dibebaskan ini merupakan lahan milik warga serta Sultan Ground.
 Khusus lahan milik SG ini pemerintah sudah mendapatkan izin dari pihak Kraton Ngayogjakarta. Di lahan yang sudah dibebaskan ini nantinya pemerintah akan membangun berbagai fasilitas penunjang wisatawan mulai dari gardu pandang, gasebo, lampu penerangan taman serta jogging track.

Sabtu, 04 Januari 2014

Tempat Wisata Idaman pada 2014


KOMPAS.com - Sepanjang tahun 2013, Kompas Travel berkesempatan menjelajahi beberapa destinasi wisata di Indonesia. Beberapa destinasi ini terlihat telah siap menerima kehadiran wisatawan. Jalan aspal, transportasi darat hingga udara telah tersedia. Walau mungkin masih dengan standar belum maksimal.

Berikut adalah rangkuman destinasi yang pernah Kompas Travel datangi. Ini adalah 5 tempat dari 15 destinasi yang dipilih yang mungkin bisa menjadi referensi Anda untuk merencanakan berwisata di tahun 2014. Adapun 10 destinasi sebelumnya adalah Jakarta, Pulau Samosir, Pangandaran, Lombok, Ende, Sawahlunto, Cirebon, Bulukumba, Tanjung Puting, dan Wakatobi.


KOMPAS.Com/RAHMAT FIANSYAH Air Terjun Sri Gethuk, Gunung Kidul, Yogyakarta.
Yogyakarta

Kota kesultanan ini serasa tidak ada habisnya. Apapun atraksi wisata yang ditawarkan sudah pasti menarik minat banyak wisatawan.

Selain di pusat kota, wilayah di selatan Yogyakarta juga kian naik daun, semisal Gunung Kidul. Banyak wisatawan datang kemari untuk menikmati alam pantai nan cantik sepi pengunjung.

Pantai Indrayanti, Pok Tunggal, Wediombo, Sundak, dan Pantai Siung adalah beberapa pantai yang bisa dikunjungi. Pantai yang ada berada pada satu garis lurus, maka wisatawan gemar melakukan "beach hoping" atau melompat dari satu pantai ke pantai lain.

Selain pantai, wilayah di pesisir Samudera Hindia ini juga menyimpan air terjun dan gua-gua yang patut disusuri, seperti Goa Pindul, Grubuh, dan Kalisuci.

Senin, 18 Februari 2013

Memandang Kota Jogja dari Gunung Api Purba

menyinari manusia yang ingin menikmati pergantian antara cahaya bintang-bulan bergantikan dengan cahaya matahari. Di  Yogyakarta, tepatnya di Gunung Kidul, ada satu tempat dimana Anda dapat menjadi saksi pertukaran antara malam dan pagi, dan menjadi saksi hilangnya cahaya bulan-bintang dengan cahaya yang tak kalah indah, tempat itu bernama Gunung Api Purba, yang berlokasi di desa Nglanggeran, kecamatan Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta.
13596317181086279665Gambar: Tampak Bentuk Gunung Api Purba
Gunung Api Purba Nglanggeran berasal dari kata Planggaran yang mempunyai makan sertiap ada perilaku jahat pasti tertangkap/ketahuan. Ada yang menuturkan Gunung Nglanggeran berasal dari kata Langgeng yang artinya aman dan tentram. Kawasan ekowisata Gunung Api Purba ini dikelola oleh pemuda karang taruna setempat. Selain menikmati pemandangan Yogyakarta dari puncak Gunung Api Purba, ada juga dapat menikmat bentangan sawah yang menyegarkan mata Anda saat menuju ke kawasan Gunung Api Purba. Gunung Api Purba ini memiliki lima puncak yaitu Puncak Gunung Kelir, Puncak Gunung Gedhe, Kawah Gunung Api Purba, Gunung Burhu, dan Gunung Blencong.
13596320741928404102
Gambar: Bentangan Sawah Menuju Gunung Api Purba.
Jarak lokasi Gunung Api Purba dari bandara interansional Adi Sutjipto hanya berkisar 20+KM, dapat ditempuh hanya 30 menit saja. Tiket masuk pun cukup murah, hanya dengan mengeluarkan uang Rp, 3.000 saja Anda sudah dapat mendaki dan sampai pada puncak untuk menikmati pemandangan Yogyakarta dari puncak.

Dari atas Gunung Api Purba ini kita dapat menyaksikan secara utuh luasnya keindahan Daerah Istimewa Yogyakarta, dan dari Atas sini kita bisa menyaksikan Gunung Merapi, dan Gunung Merbabu yang eksotis. Namun sayang ketika saya berkunjung ke tempat ini tiba-tiba turun hujan yang menggagalkan rencana saya melihat Gunung Merapi membuka bajunya dari balutan kabutan awan putih.

Jadi, jika Anda berkunjung ke Yogyakarta jangan sungkan untuk mengunjungi Gunung Api Purba ini, setelah Anda puas menyaksikan keindahan dari Puncak Gunung Api Purba, Anda dapat melanjutkan perjalanan Anda di Gunung Kidu dengan mengunjungi eksotisme pantai-pantainya yang indah dan terkenal.
Sumber: kompasiana.kompas

Jumat, 01 Februari 2013

Makan belalang goreng, kuliner khas Gunungkidul

Gunungkidul menjadi daerah yang jangan dilewatkan, saat berakhir pekan di DI Yogyakarta. Traveler bisa melakukan banyak hal di sini. Inilah 5 kegiatan seru yang harus Anda coba saat berlibur ke Gunungkidul.

Bosan hanya ke Malioboro dan Pantai Parangtritis saat akhirr pekan di DI Yogyakarta? Cobalah bergeser ke Gunungkidul. Ada banyak kegiatan seru yang bisa mewarnai libur akhir pekan Anda. Dihimpun detikTravel, Jumat (1/2/2013), berikut adalah kegiatan yang harus Anda coba di Gunungkidul:

1. Makan belalang goreng

Wisata kuliner dan mencicipi makanan khas, harus masuk dalam daftar kegiatan perjalanan Anda di Gunungkidul. Di daerah Wonosari ada belalang goreng yang menjadi cemilan.

Kalau baru pertama kali melihatnya, pasti Anda akan merasa geli dan aneh. Tapi itu tidak akan terjadi kalau cemilan belalang goreng sudah mendarat di mulut Anda. Kriuk, kriuk, maknyus!

Renyahnya belalang goreng dijamin membuat Anda ketagihan. Selain itu, kuliner ini pun mengandung protein yang baik untuk tubuh.

Anda bisa dengan mudah menemukan cemilan khas Gunungkidul ini. Di sepanjang jalan Wonosari ada banyak warung yang menjual berbagai cemilan hasil olahan belalang. Mulai dari belalang yang belum digoreng sampai yang sudah siap santap, bisa Anda beli. Harganya pun beragam sesuai dengan ukuran.

2. Jelajah pantai

Keindahan dan keeksotisan deret pantai di Gunungkidul sudah tersohor ke telinga wisatawan. Ya, setidaknya ada sekitar 12 pantai cantik yang menghiasi daerah ini.

Jelajah pantai, bisa Anda mulai dengan pergi ke Pantai Baron. Ya, pantai ini berada paling dekat dengan pintu masuk kawasan pantai Gunungkidul. Selanjutnya Anda bisa ke Pantai Kukup yang berada sekitar 1 km dari Pantai Baron. Pantai ini digadang-gadang sebagai saingan Tanah Lot di Bali.

Kembali, melewati jalan yang menanjak dan berliku, traveler bisa melihat lebih banyak lagi pantai nan indah. Setelah Pantai Kukup, silakan lanjut ke Pantai Sepanjang, Drini, Krakal, Sundak, Siung, Wediombo, dan Sadeng.

Selain itu, masih ada Pantai Indrayanti yang mirip Pantai Kuta di Bali, Pantai Ngobaran dan Ngrenehan di Desa Kanigoro, dan Pantai Jungwok. Dijamin pantai-pantai ini akan membuat liburan Anda semakin seru.

3. Cave tubing di Gua Pindul

Masih wisata gua, di Gunungkidul juga terdapat Gua Pindul. Di gua ini wisatawan akan diajak menyusuri gua yang dialiri sungai sambil menikmati keindahan stalagtit dan stalagmit. Kegiatan ini disebut cave tubing.

Gua ini berlokasi di Desa Bejiharjo, Karang Mojo, Gunungkidul. Traveler akan diajak masuk menyusuri bagian dalam gua. Konon, ada stalagmit yang bila disentuh bisa membuat pria perkasa. Selain itu, ada pula stalagtit yang meneteskan air awet muda.

Menyusuri Gua Pindul, tidak akan membuat Anda bosan karena terdapat ornamen di sepanjang dinding gua serta kelelawar yang bergantungan. Di bagian ujung gua, traveler bisa menikmati segarnya berenang dan bermain di Gua Pindul.

4. Makan malam di Bukit Bintang

Puas menjelajah kawasan Gunungkidul, sebelum pulang Anda wajib menikmati makan malam di Bukit Bintang. Inilah panorama paling cantik dan romantis, terlebih saat malam hari di Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Bukit Bintang di Pathuk, Gunungkidul, banyak warung di pinggir jalannya dan ada beberapa warung makan lesehan. Anda dapat melihat pemandangan Yogyakarta dari ketinggian. Ketika malam hari lampu-lampu Kota Yogyakarta yang menyala menambah suasana menjadi indah.

Semakin malam, suasana makin ramai. Rumah makan di sini juga mempercantik tampilannya dengan lampu-lampu. Tidak hanya di rumah makannya, ada pula para pengendara motor yang berhenti di pinggir jalan sambil menikmai jagung bakar.

Udara malam nan sejuk, akan membawa Anda ke dalam suasana nyaman. Sesi mengobrol dengan teman atau keluarga di Bukit Bintang pun tak akan terasa. Kalau sudah begini jangan sampai Anda lupa waktu ya.

Selasa, 25 September 2012

Empat dari 10 Desa Wisata Terbaik Berasal dari Yogyakarta

Jakarta - Untuk mengapresisasi perkembangan desa wisata di Indonesia, Kemenparekraf menganugerahkan penghargaan kepada yang terbaik. Faktanya, 4 di antara 10 desa wisata terbaik ada di Yogyakarta. Keren!

Acara Penghargaan Desa Wisata 2012 diadakan hari ini, Selasa (25/9/2012) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, memberi penghargaan kepada 10 desa wisata dengan perkembangan terbaik.

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendominasi dengan adanya 4 desa wisata asal Yogyakarta dari 10 kandidat yang ada. Ini bukan tanpa sebab. Desa-desa pariwisata di DIY memiliki perkembangan yang signifikan dan menggembirakan.

"Yogyakarta sudah memiliki desa wisata sejak tahun 1999 atau 2000-an," ujar Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata, Firmansyah Rahim, sekaligus sebagai ketua penyelenggara acara Penghargaan Desa Wisata 2012 kepada detikTravel seusai acara.

Menurut Firmansyah, wisatawan banyak yang datang ke Yogyakarta dan Jawa Tengah dan memilih tinggal di kawasan yang kini jadi daerah desa wisata. Namun karena masyarakat setempat belum mengerti seberapa besar potensi sebuah desa jadi desa wisata, maka mereka belum terlalu mengembangkan desa mereka.

Meski begitu, mereka sudah memiliki bibit yang baik. Jadi, saat desa-desa tersebut sudah diberi bantuan dan dikenalkan dengan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) mandiri pariwisata, desa-desa ini sudah bisa maju lebih cepat dibanding yang lainnya.

4 Desa wisata yang masuk nominasi 10 besar antara lain Desa Bejiharjo yang jadi pemenang pertama, Desa Banjarsari yang jadi pemenang kedua, Desa Karangtengah yang jadi harapan 6 dan Desa Kembangarum yang jadi nominasi penghargaan khusus. Selamat!

Sumber: detik travel

Untuk berkunjung ke obyek-obyek wisata ini, pastikan Anda mengontak kami, Exotica Jogja di telepon 0274-7176161. Paket sewa mobil (sopir+BBM selama 12jam) sebesar Rp.400.000. Anda akan puas menjelajahi exotisme Jogja ke pelosok-pelosok yang belum anda kenal sebelumnya. 

Kami dapat mengantar Anda sekaligus disediakan guide gratis, masih ditambah bonus konsultasi seputar obyek wisata yang Anda butuhkan.
Enjoy Jogja