Jakarta - Cipta Award atau yang berkepanjangan Citra Pesona
Wisata
adalah penghargaan dari Kemenparekraf untuk objek wisata terbaik di
Indonesia. Dari sekian banyak, terpilih 9 pemenang. Apa saja?
2013
Adalah tahun keempat diadakannya Cipta Award dari Kementerian
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Tujuan utamanya adalah
mengapresiasikan daya tarik
wisata yang selama ini sudah ada untuk semakin dikembangkan dan maju.
"Daya
tarik wisata yang bisa terpilih bukan mereka yang terbaik, tapi
bagaimana mereka mengelola dengan baik, memberi efek positif bagi
masyarakat sekitar dan tetap menjaga alam," tutur Dirjen Pengembangan
Destinasi Wisata Kemenparekraf, Firmansyah Rahim dalam acara pembukaan
Cipta Award 2013 di Ballroom Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat
(27/9/2013) malam.
Jadi, bukan berarti objek wisata yang besar
dan terkenal pasti jadi jawaranya. Bukan tidak mungkin juga, objek
wisata kecil bisa jadi pemenang. Menurut Firmansyah, selama objek wisata
tersebut memenuhi kriteria, kemungkinan menang selalu ada.
Kemenparekraf
menambahkan, penghargaan ini jadi dorongan semangat bagi para
pengembang destinasi wisata di seluruh Indonesia. Agar semakin memajukan
objek-objek wisata yang ada dengan tetap menjunjung tinggi kearifan
lokal.
"Semoga di tahun ke depannya makin banyak yang jadi lebih baik," tutur Kemenparekraf, Mari Elka Pangestu dalam acara yang sama.
Untuk
penghargaan kali ini, ada 9 yang diberikan untuk masing-masing
kategori. Beberapa objek wisata tidak bisa lagi masuk jadi pemenang
karena sudah 3 kali berturut-turut jadi pemenang. Berikut 9 kategori
pemenang penghargaan Cipta Award 2013:
1. Daya Tarik Wisata Alam
yang dikelola oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN atau BUMD
dimenangkan oleh Pura Ulun Danu Bratan di Bali.
2. Daya Tarik Wisata Alam yang dikelola oleh BUMS dimenangkan oleh Agrowisata Hutan Mangrove Lagoi di Riau.
3.
Daya Tarik Wisata Alam yang dikelola oleh LSM, masyarakat atau
perseorangan dimenangkan oleh Pulau Kakaban di Kalimantan Timur.
4.
Daya Tarik Wisata Budaya yang dikelola oleh pemerintah pusat,
pemerintah daerah, BUMN atau BUMD dimenangkan oleh Benteng Vredeburg di
Yogyakarta.
5. Daya Tarik Wisata Budaya yang dikelola oleh BUMS dimenangkan oleh The Blanco Renaissance Museum di Bali.
6.
Daya Tarik Wisata Budaya yang dikelola oleh LSM, masyarakat atau
perseorangan dimenangkan oleh Desa Wisata Panglipuran di Bali.
7.
Daya Tarik Wisata Buatan yang dikelola oleh pemerintah pusat,
pemerintah daerah, BUMN atau BUMD dimenangkan oleh Owabong di Jawa
Tengah.
8. Daya Tarik Wisata Buatan yang dikelola oleh BUMS skala kecil dimenangkan oleh Kampung Sampireun di Jawa Barat.
9. Daya Tarik Wisata Buatan yang dikelola oleh BUMS skala besar dimenangkan oleh Jatim Park 1, Jawa Timur.