Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label Tempat exotic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tempat exotic. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 November 2013

Siluet cantik Candi Ratu Boko

detikTravel Community -  

Traveler tentu tahu kemegahan Candi Ratu Boko di timur Kota Yogyakarta. Anda yang pernah datang ke sana pasti ingin kembali menginjakkan kaki di bekas pelataran kerajaannya. Senjanya indah, romantis, dengan langit merah menyala.
Candi Ratu Boko terletak di perbatasan DIY dan Jateng, tepatnya di Prambanan. Lokasinya berada di perbukitan 3 km dari Candi Prambanan atau 20 km dari Kota Yogyakarta. Candi Ratu Boko dibangun oleh Dinasti Syailendra. Pada Komplek Candi Ratu Boko terdapat kolam pemandian, bangunan resepsi (Pasebani), tempat tinggal putri Raja (Keputren). Terdapat reruntuhan Gua Laki-Laki serta Gua Perempuan dan fungsi Ratu Boko masih belum diketahui.
Exotica Jogja akan membantu anda menjangkau tempat eksotis ini. Segera kontak kami di 0818 0404 8080 dengan paket seewa mobil Rp.500.000 untuk 12 jam.

Sabtu, 12 Oktober 2013

Exotisme Candi Boko


Anda tentu kenal dengan situs Ratu Boko di Yogyakarta. Memang, situs satu ini belum setenar Candi Borobudur atau Candi Prambanan. Ternyata, situs ini sudah ada sebelum dibangunnya Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

Letak Situs Ratu Boko ini dekat dengan Candi Prambanan. Lebih tepatnya 3 km arah selatan Candi Prambanan. Karena letaknya di atas bukit, Anda tidak hanya melihat situs kuno saja. Tapi juga pemandangan alam yang menakjubkan, disertai sejuknya angin yang berhembus.

Pemandangan Kota Yogya dan Candi Prambanan dengan latar belakang Gunung Merapi, dapat terlihat dengan jelas dari situs Ratu Boko. Di Keraton Ratu Boko ini, Anda tidak hanya melihat candi. Namun juga situs lain, seperti gapura, paseban, candi pembakaran, keputren atau tempat singgah para puteri, kolam pemandian puteri zaman dulu dan gua lanang-wadon.

Di sini, Anda bisa melihat adanya percampuran budaya dalam struktur Keraton Ratu Boko, yakni budaya Buddha dan Hindu. Situs Ratu Boko merupakan simbol kerukunan beragama di masa lalu.

Kalau dilihat dari sejarahnya, bisa dibilang situs Ratu Boko ini masih misterius. Ratu Boko merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno dari abad ke-8. Berdasarkan sejarah, dulu Ratu Boko digunakan oleh Dinasti Syailendra, sebelum masa Raja Samaratungga, pendiri Candi Borobudur dan Rakai Pikatan, pendiri Candi Prambanan.

Berdasarkan prasasti yang dikeluarkan Rakai Panangkaran pada 746-784 Masehi, pada awalnya bangunan yang ada di kawasan Ratu Boko disebut Abhayagiri Wihara. Abhaya berarti tidak ada bahaya, Giri berarti gunung atau bukit, Wihara berarti asrama atau tempat.

Sehingga Abhayagiri Wihara adalah asrama atau wihara para biksu agama Budha yang terletak di atas bukit penuh kedamaian. Pada masa berikutnya, antara 856-863 Masehi, Abhayagiri Wihara berganti nama menjadi Kraton Walaing yang diproklamirkan Raja Vasal bernama Rakai Walaing Pu Kumbayoni.

Prasasti Mantyasih yang berangka tahun 898-908 M yang dikeluarkan Rakai Watukara Dyah Balitung masih menyebut nama Walaing sebagai asal usul Punta Tarka sang pembuat prasasti Mantyasih. Dari awal abad 10 hingga akhir abad 16, tidak ada berita terkait Kraton Walaing ini.

90 tahun kemudian, yakni 1790, Van Boeckholtz menemukan adanya reruntuhan kepurbakalaan di atas situs Ratu Boko. 100 tahun kemudian, FDK Bosch mengadakan penelitian dan melaporkan hasil penelitiannya yang diberi judul Kraton Van Ratoe Boko.

 detikTravel Community -

Minggu, 29 September 2013

Liburan ke Pantai Siung


Bila akhir pekan ini Anda liburan ke DI Yogyakarta dan bosan dengan suasana kota, pergilah ke Gunungkidul. Ada Pantai Siung dengan pasir yang lembut dan tebing yang tak kalah keren. Seru!

Pantai Siung menurut saya adalah pantai yang sangat indah seperti Teluk Ha Long di Vietnam. Semua mempunyai ciri khas tersendiri. Jika di Ha Long, ada air laut beserta tebing-tebing, di Pantai Siung, Gunungkidul ada pasir putih, biota laut, hamparan rumput laut beraneka warna. Tak ketinggalan deburan ombak beserta tebing-tebing. Sangat eksotis!

Di tebing pantai, banyak pendaki panjat tebing yang sering dijadikan ajang berlatih. Pantai ini terletak sekitar 70 km dari Kota Yogyakarta atau sekitar 2 jam perjalanan.

 Sumber: detikTravel Community

Sabtu, 28 September 2013

Objek Wisata Terbaik di Indonesia


Jakarta - Cipta Award atau yang berkepanjangan Citra Pesona Wisata adalah penghargaan dari Kemenparekraf untuk objek wisata terbaik di Indonesia. Dari sekian banyak, terpilih 9 pemenang. Apa saja?

2013 Adalah tahun keempat diadakannya Cipta Award dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Tujuan utamanya adalah mengapresiasikan daya tarik wisata yang selama ini sudah ada untuk semakin dikembangkan dan maju.

"Daya tarik wisata yang bisa terpilih bukan mereka yang terbaik, tapi bagaimana mereka mengelola dengan baik, memberi efek positif bagi masyarakat sekitar dan tetap menjaga alam," tutur Dirjen Pengembangan Destinasi Wisata Kemenparekraf, Firmansyah Rahim dalam acara pembukaan Cipta Award 2013 di Ballroom Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat (27/9/2013) malam.

Jadi, bukan berarti objek wisata yang besar dan terkenal pasti jadi jawaranya. Bukan tidak mungkin juga, objek wisata kecil bisa jadi pemenang. Menurut Firmansyah, selama objek wisata tersebut memenuhi kriteria, kemungkinan menang selalu ada.

Kemenparekraf menambahkan, penghargaan ini jadi dorongan semangat bagi para pengembang destinasi wisata di seluruh Indonesia. Agar semakin memajukan objek-objek wisata yang ada dengan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal.

"Semoga di tahun ke depannya makin banyak yang jadi lebih baik," tutur Kemenparekraf, Mari Elka Pangestu dalam acara yang sama.

Untuk penghargaan kali ini, ada 9 yang diberikan untuk masing-masing kategori. Beberapa objek wisata tidak bisa lagi masuk jadi pemenang karena sudah 3 kali berturut-turut jadi pemenang. Berikut 9 kategori pemenang penghargaan Cipta Award 2013:

1. Daya Tarik Wisata Alam yang dikelola oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN atau BUMD dimenangkan oleh Pura Ulun Danu Bratan di Bali.

2. Daya Tarik Wisata Alam yang dikelola oleh BUMS dimenangkan oleh Agrowisata Hutan Mangrove Lagoi di Riau.

3. Daya Tarik Wisata Alam yang dikelola oleh LSM, masyarakat atau perseorangan dimenangkan oleh Pulau Kakaban di Kalimantan Timur.

4. Daya Tarik Wisata Budaya yang dikelola oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN atau BUMD dimenangkan oleh Benteng Vredeburg di Yogyakarta.

5. Daya Tarik Wisata Budaya yang dikelola oleh BUMS dimenangkan oleh The Blanco Renaissance Museum di Bali.

6. Daya Tarik Wisata Budaya yang dikelola oleh LSM, masyarakat atau perseorangan dimenangkan oleh Desa Wisata Panglipuran di Bali.

7. Daya Tarik Wisata Buatan yang dikelola oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN atau BUMD dimenangkan oleh Owabong di Jawa Tengah.

8. Daya Tarik Wisata Buatan yang dikelola oleh BUMS skala kecil dimenangkan oleh Kampung Sampireun di Jawa Barat.

9. Daya Tarik Wisata Buatan yang dikelola oleh BUMS skala besar dimenangkan oleh Jatim Park 1, Jawa Timur.

Jumat, 02 Agustus 2013

Desa Wisata di Sleman Siap Sambut Wisatawan

Sebanyak 13 desa wisata yang tersebar di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan keunikan potensi dan keramahan masyarakat siap menyambut wisatawan pada Lebaran 2013.

"Desa-desa wisata di Sleman siap menyambut wisatawan, baik itu sebelum Lebaran tiba ataupun setelah merayakan Lebaran, Pengelola desa wisata siap menyambut dan menerima kunjungan wisatawan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Ayu Laksmidewi, Kamis (1/8/2013).

Menurut dia berbagai sarana penunjang disiapkan termasuk juga paket ataupun kegiatan atraksi wisata yang ditawarkan khususnya saat Lebaran.

"Keberadaan desa wisata di Sleman ini diharapkan dapat memberikan warna lain bagi pariwisata di Sleman. Oleh sebab itu, diharapkan agar masing-masing desa wisata berani untuk menampilkan keunikan dan perbedaannya dengan desa wisatayang lain," katanya.

Ia mengatakan, masing-masing desa wisata pastinya bisa menampilkan yang unik. Itulah yang menjadikan desa wisata dapat dikenang wisatawan.

"Dengan demikian wisatawan akan merasa senang dan kerasan tinggal di desa wisata," katanya.

Ayu mengatakan berkait dengan kesiapan menyambut Lebaran tahun ini, sebagian pengelola desa wisata antusias untuk menyambut wisatawan disaat Lebaran.

"Sebanyak 13 desa wisata yang siap untuk menerima wisatawan pada libur Lebaran tahun ini, diantaranya desa wisata Tanjung siap setiap saat," tutur Ayu.

Sementara desa wisata Brayut mulai H-3, Sidoakur mulai H+2, Pulesari, Grogol dan Omah Dome mulai H+3, Kelor H+4, Gamplong dan Trumpon H+5. Kemudian, Desa Wisata Gabugan dan Sukunan H+7 dan Kembangarum H+10.

"Beberapa desa wisata justru di kala Lebaran sudah penuh karena datangnya para pemudik. Sebagian pengelola lebih siap menerima kunjungan wisatawan maksimal mulai seminggu setelah lebaran usai," tambahnya.

Pengelola Desa Wisata Gamplong Arif mengatakan saat Lebaran justru desa wisata ini tidak bisa menerima tamu yang menginap.

"Justru kami siap menerima tamu yang ingin datang dan berbelanja kerajinan di tempat kami," katanya.

Desa wisata Gamplong berada di Moyudan, Sleman, dengan ciri khas produk kerajinan ATBM berbahan baku lidi , mendong dan enceng gondok.

Sementara pengelola Desa Wisata Kelor Bangunkerto Turi Endro mengutarakan bahwa selama empat hari setelah hari H lebaran pihaknya telah menerima pesanan untuk kegiatan trah, outbond, dan paket wisata mancing.

"Seminggu setelah lebaran masih terbuka  bagi wisatawan untuk berliburan dan beraktivitas di Desa Wisata Kelor," katanya.
Sumber : Antara

Sabtu, 27 Juli 2013

Nampang di Tugu Jogja

 detikTravel Community - 
Rasanya, hampir semua wisatawan menyukai Kota Yogya. Selain banyaknya destinasi wisata, satu hal yang dapat Anda rasakan saat melancong ke Yogya adalah kenyamanan. Masyarakatnya pun terkenal ramah. Yogya selalu membuat rindu.

Ini adalah cerita alasan saya mencintai Kota Yogya. Inilah kota yang istimewa dan punya banyak sebutan, dari Kota Gudeg hingga Kota Pelajar. Kota Yogya pun punya moto, "Yogya Berhati Nyaman". Saya setuju dengan moto itu.

Kenyamanan adalah hal pertama yang saya rasakan ketika menapakan kaki di Kota Yogya. Kotanya punya banyak tempat wisata, seperti Keraton Yogya, alun-alun, kawasan Malioboro hingga beberapa monumen terkenal.

Banyak wisatawan yang datang ke tiap-tiap tempat wisata. Banyak yang foto-foto, atau sekedar duduk di alun-alun untuk berbincang. Yogya adalah Kota Pelajar. Tak heran, banyak universitas di sini yang didatangi oleh calon-calon mahasiswa dari luar wilayah Yogya.

Saat malam hari, suasana Yogya lebih istimewa. Cahaya dari lampu kota berpadu dengan gagahnya bangunan-bangunan tua yang berdiri di sana. Suasana menjadi romantis! Yogya, tak bisa sya berkata-kata lagi soal nyaman, cantik, dan indahnya kotamu.

Sabtu, 01 Juni 2013

Pantai Pok Tunggal

Ada banyak pantai cantik di Gunungkidul, DI Yogyakarta. Salah satu yang harus Anda kunjungi adalah Pantai Pok Tunggal. Pantai ini menawarkan pasir putih yang bersih, panjang dan aduhai.


Pantai Pok Tunggal memang dikenal sebagai pantai pasir putih yang indah dan bersih. Bibir pantainya begitu panjang, dan seksi karena dikelilingi dengan tebing yang tinggi dan indah.

Karena masih sepi, traveler pun bisa berlarian bebas di sana. Tak hanya itu, di pantai ini traveler juga bisa digunakan untuk berenang di sebelah barat. Kita juga dapat berfoto di atas tebing yang tinggi nan indah yang mengelilingi pantai ini.

Sabtu, 12 Januari 2013

Parangkusumo, Pantai Cinta di Yogyakarta

Masih membahas tempat wisata nich guys, karena kalau di Jogja tidak membahas tempat wisata rasanya tidak afdzoll,hhehe. Wisata kali ini masih tetap berada di kawasan selatan Jogjakarta. Tebak hayo? Pasti semua sudah tahu kan apa itu?
Yupz bener banget, PANTAI.
Karena di selatan Jogjakarta wisata yang tersohor adalah pantai. Entah kenapa wisata air yang satu ini banyak menarik perhatian seemua orang, terutama untuk para wisatawan local maupun mancanegara. Para wisatawan dapat menikmati indahnya sunset di sore hari, maupun saat terbitnya matahari. Hembusan air laut serta deburan ombak juga menambah keindahan pesona pantai.
Pantai ini berada masih berdampingan dengan pantai Parangtritis dan pantai Depok yang memang sudah tersohor. Selain itu, suasananya pun juga tidak kalah ramainya dengan pantai parangtritis, karena di tempat tersebut banyak keunikan dan cirri khas tersendiri. Sehingga dengan keunikannya itu yang membuat para wisatawan betah berada di pantai dan menikmati indahnya wisata air di Jogja. Untuk menuju ke pantai ini sangatlah mudah, karena berdampingan dengan pantai Parangtritis. Anda bisa dating ke pantai Parangtritis terlebih dahulu, barulah anda berjalan ke barat. Dan tak lama anda sudah tiba di pantai Parangkusumo. Mudah kan……
Wisata air ini adalah pantai Parangkusumo yang beralamat di Parangkusumo, Parangtritis, Bantul, Yogyakarta, Indonesia. Pantai ini juga tidak kalah terkenalnya dengan pantai Parangtritis. Keunikan dari pari pantai ini yaitu terdapat gumuk pasir putih yang memang sangat indah untuk dipandang. Selain itu di sana juga terdapat banyak para penjual berbagai macam obat-obatan, parfum, ada juga tukang pijat, gurah mata, dan tukang sulap, dan masih banyak lagi yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
Untuk suasana di pantai ini tidak jauh beda dengan pantai Parangtritis, karena tempatnya yang juga berdampingan. Keunikan yang beda dari pantai lainnya yaitu ketika malam tanggal 1 suro untuk kalender jawa, ataupun bisa disebut tanggal 1 Muharram.
Penasaran kenapa di pantai Parangkusumo pada tanggal itu sangat unik???? Mau tau???
Nichh saya kasih tau bocorannya, tapi sedikit aja ya???
1357977701549920297
suasana pantai Parangkusumo
Kenapa di pantai Parangkusumo pata malam tanggal 1 suro atau 1 Muharram mempunyai keunikan tersendiri. Karena pada saat itu warga kraton Jogjakarta atau biasa disebut Abdi Dalem Kraton mengadakan kegiatan rutin tahunan yaitu ritual Pelabuhan Pusaka dan Pencucian Pusaka. Ritual ini hanya dilakukan ketika malam tanggal 1 suro saja, tepatnya pas pada jam 12 malam saat pergantian tanggal. Acara ritual labuhan ini juga tidak beda dengan lelabuhan lainnya, bedanya ritual labuhan kali ini juga di tambah dengan pencucian pusaka-pusaka yang dimiliki kraton.
Saat malam tanggal 1 suro banyak para pengunjung yang ramai-ramai dan berbondong-bondong untuk dating ke pantai dan melihat ritual lelabuhan tersebut. Saat pusaka telah dilabuh, banyak para warga maupun pengunjung yang berebut untuk mendapatkan kembang kantil yang diikut sertakan saat pusaka dilabuh. Mulai dari anak-anak sampai kakek-kakek semuanya berebut mendapatkan kembang kantil. Entah untuk apa kembang kantil tersebut, saya juga tidak tau menahu. Namun acara seperti itu yang banyak menarik para turis asing untuk datang dan melihat langsung kegiatannya. Karena acara seperti itu tidak pernah dilihat sebelumnya.
Nahhh selain acara ritual dari kraton, yang menjadi keunikan lainnya yaitu di pendapa pantai Parangkusumo juga terdapat pertunjukkan wayang sehingga menambah keramaian di tempat ini. Selain itu juga terdapat kemistisan yang beda dari pantai lain. Yaitu mistis Batu Cinta yang merupakan tempat pertemuan Panembahan Senopati dengan Ratu Kidul. Banyak yang datang untuk sekedar berziarah ke Batu Cinta yang memang diyakini juga dapat membantu melepaskan beban berat yang ada pada diri seseorang dan menumbuhkan kembali semangat hidup. Selain itu juga diyakini bahwa segala jenis permintaan akan terkabul bila mau memanjatkan permohonan di dekat Batu Cinta. Tak heran, ratusan orang tak terbatas kelas kerap mendatangi kompleks ini pada hari-hari yang dianggap sakral.
13579780531985347605
Lokasi Batu Cinta
Selain menikmati suasana mistis di Batu Cinta dan melihat prosesi labuhan, anda juga bisa berkeliling pantai dengan naik kereta kuda. Anda akan diantar menuju setiap sudut Parangkusumo, dari sisi timur ke barat. Sambil naik kereta kuda, anda dapat menikmati pemandangan hempasan ombak besar dan desau angin yang semilir. Ongkos sewa kereta kuda dan kusir sendiri tak terlampau mahal, hanya Rp 20.000,00 untuk sekali keliling.
135797865874764425
dok. pribadi
Bila lelah, Parangkusumo memiliki sejumlah warung yang menjajakan makanan. Banyaknya jumlah peziarah membuat wilayah pantai ini hampir selalu ramai dikunjungi, bahkan hingga malam hari. Cukup banyak pula para peziarah yang menginap di pantai ini untuk memanjatkan doa. Bagi anda yang ingin merasakan pengalaman spiritual di Parangkusumo bisa bergabung dengan para peziarah itu untuk bersama berdoa.
Untuk lebih detailnya anda bisa datang langsung ke Jogja dan menikmati semua tempat wisata yang eksotis di Jogja, terutama untuk kemistisanyan. Pantai Parangkusumo mengajak anda merasakan pengalaman spiritual tak terlupakan, melawati Batu Cinta sekaligus mengenang pertemuan Panembahan Senopati dengan Ratu Kidul.
Semoga anda betah berlibur di Jogja.
Sumber: kompasiana.kompas.com

Rabu, 09 Januari 2013

Ayo ke Desa Wisata Sleman

SLEMAN, KOMPAS.com - Sebanyak 11 desa wisata yang ada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, siap menerima kunjungan wisatawan pada liburan akhir tahun ini.
"Ada 11 desa wisata yang menyatakan siap untuk menerima kunjungan tamu pada libur akhir tahun ini. Saat ini mereka telah bersiap diri untuk menyuguhkan potensi masing-masing untuk memberikan kepuasan bagi para wisatawan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman, Untoro Budiharjo, Rabu (26/12/2012).
Menurut Untoro, dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan desa wisata ini terdapat forum komunikasi desa wisata yang dimaksudkan sebagai jalinan komunikasi antar desa wisata sekaligus untuk menciptakan kompetisi positif diantara desa wisata.
"Kami juga memberi pelatihan manajemen kepada pengelola desa wisata guna mendukung pengembangan desa wisata serta memberikan pelatihan keterampilan seperti pelatihan pembuatan suvenir, pelatihan masakan khas dan kuliner, pelatihan pemandu wisata, pelatihan pengelolaan homestay dan studi lapangan," katanya.
Untoro mengatakan, pihaknya juga melakukan pendampingan dan fasilitasi bagi pengembangan desa wisata melalui Forum Komunikasi Desa wisata untuk menjalin kerja sama antar pengelola desa wisata serta menjalin hubungan antara desa wisata dan pemerintah.
Di Kabupaten Sleman saat ini terdapat 38 desa wisata yang terbagi dalam tiga kategori, yakni desa wisata tumbuh, desa wisata berkembang dan desa wisata mandiri. "Saat ini terdapat 12 desa wisata yang masuk kategori tumbuh yakni desa wisata rumah Domes, Candi Abang, Nawung, Bokesan, Tunggularum, Ngamboh, Pajangan, Grogol, Jamur, Kadisobo dan Kaliurang Timur," katanya.
Desa wisata yang masuk dalam kategori berkembang diantaranya desa wisata Garongan, Gamplong, Sangubanyu, Malangan, Brajan, Mlagi, Sendari, Gabugan, Dukuh, Turgo, Petung dan Ledoknongko.
"Sedangkan 13 desa wisata yang sudah masuk dalam kategori desa wisata mandiri adalah Desa Wisata Kelor, Kembangarum, Pentingsari, Srowolan, Brayut, Plempoh, Sambi, Ketingan, Nganggring, Jethak II, Sukunan, Tanjung dan Trumpon," tambah Untoro.
Sumber : Antara

Selasa, 01 Januari 2013

Apa Resolusi "Traveling" Anda di 2013?

KOMPAS.com – Jika Anda termasuk pelancong sejati atau sering berwisata, maka buatlah resolusi di tahun baru ini untuk urusan “traveling”. Cari hal-hal unik dan di luar kebiasaan Anda saat berwisata.

Begitu pula bila Anda termasuk jarang berwisata. Tahun 2013 berarti saatnya Anda perbanyak waktu berlibur. Kalau Anda terbiasa menyimpan cuti hingga bulan-bulan terakhir, maka di tahun 2013 manfaatkan cuti Anda.

Atau, punya sisa cuti di tahun 2012? Maka sempatkan waktu berlibur untuk menghabiskan cuti Anda itu. Pertimbangkan resolusi di 2013 berikut ini. Beberapa terinspirasi dari artikel yang ditayangkan CNNGo.com.

Lakukan perjalanan solo.
Bila Anda terbiasa berwisata dalam grup atau rombongan, cobalah berwisata sendirian. Entah Anda perempuan maupun laki-laki, Anda harus mencoba melakukan perjalanan seorang diri.

Ada banyak destinasi wisata di Indonesia yang memungkinkan Anda untuk berpergian seorang diri. Sebut saja seperti Bali, Bandung, Yogyakarta, bahkan Manado ataupun Flores. Selama perjalanan, Anda akan belajar mandiri dan belajar mengenal diri Anda lebih mendalam.

Kabur dari rombongan.
Ikut perjalanan bisnis dengan rekan-rekan kantor? Atau, wisata bersama teman-teman? Luangkan waktu sejenak untuk diri Anda sendiri.

Misalnya usai rapat dan urusan pekerjaan, “kabur” ke obyek wisata terdekat. Tak perlu ajak yang lain, biarkan diri Anda menjelajahi tempat-tempat asing sendirian.

Pun begitu saat Anda ikut rombongan. Bangunlah lebih pagi dan jelajahi tempat-tempat menarik di sekitar Anda menginap. Jika Anda berwisata dan menginap di pantai di Indonesia, kegiatan di Tempat Pelelangan Ikan menjadi hal yang menarik.

Belajar bahasa asing walau sedikit.
Sebelum berkunjung ke sebuah destinasi wisata, tak ada salahnya Anda belajar bahasa setempat. Bila luar negeri yang akan Anda tuju, sedikit belajar percakapan sehari-hari bisa menjadi modal.

Jangan selamanya mengandalkan Bahasa Indonesia saat pelesir dalam negeri maupun Bahasa Inggris saat pelesir luar negeri. Berwisata tak sekedar jalan-jalan menyenangkan, namun ada proses pembelajaran di setiap langkahnya.

Tak hanya saat melakukan perjalanan luar negeri, lakukan hal sama saat Anda hendak berkunjung ke destinasi wisata di Indonesia. Biasakan memanggil seseorang dengan sapaan sesuai bahasa daerah setempat. Banyak wisatawan asal Jakarta menyapa seseorang dengan panggilan “Mas” dan “Mbak”, walau ia sedang berada di daerah luar Pulau Jawa.

Bagaimana cara belajar bahasa daerah? Cari saja teman yang berasal dari daerah tersebut. Atau, datangi restoran yang menjual makanan daerah tersebut, dan pelajari beberapa kosa kata ringan seperti “terima kasih”, “tolong”, “maaf”, “harga”, “di mana”, dan sebagainya.

Tunjukan rasa hormat Anda dengan berbicara bahasa setempat. Walaupun hanya sedikit, penduduk lokal yang Anda ajak bicara akan merasa dihargai. Ini juga cara agar Anda mudah akrab dengan penduduk lokal.

Gunakan biro perjalanan wisata.
Kebalikan dari resolusi di atas, jika Anda terbiasa berwisata ala backpacker atau menyusun sendiri tur Anda, lakukan sebaliknya.

Ada kenyamanan dan keasyikan tersendiri jika menggunakan biro perjalanan wisata. Jangan gunakan hanya untuk memesan tiket, namun lakukan secara lengkap, mulai dari pemesanan hotel sampai paket tur, bahkan tempat makan.

Cukup utarakan keinginan Anda pada biro perjalanan wisata pilihan, mulai dari destinasi yang ingin dikunjungi dan kegemaran Anda. Lalu, biarkan mereka yang menyusunnya semua. Anda tinggal duduk dan menikmati semua perjalanan yang sudah dirancang. Anda pun tak repot menyusun rencana, semua tinggal terima beres.

Ikuti arus ketenaran. Bila Anda termasuk yang seirng melancong, ada kecenderungan untuk menghindari tempat-tempat turistik. Apalagi wisata ala backpacker, akan lebih memilih tempat-tempat yang digemari penduduk lokal.

Nah, sesekali rancang perjalanan wisata yang sebaliknya. Kunjungi tempat-tempat turistik yang selama ini Anda hindari. Makan di restoran yang sedang tenar dan sebagian besar pengunjungnya adalah turis.

Lakukan pula hal ini jika Anda menjadi penduduk lokal di sebuat destinasi wisata favorit. Jadilah turis di kampung halaman Anda sendiri. Sebuah pengalaman baru akan hadir.

Putus hubungan dengan pekerjaan. Hidup di kota besar seperti Jakarta atau Surabaya, ada kecenderungan walau mengambil cuti dan berlibur keluar kota, pekerjaan tetap mengikuti. Saatnya benar-benar merancang liburan tanpa pekerjaan sama sekali.

Matikan smartphone Anda yang terhubung dengan pekerjaan. Jangan bawa laptop Anda. Sebisa mungkin, bebaskan diri Anda dari dunia digital. Kalau perlu tinggalkan saja smartphone. Bawa saja telepon genggam yang hanya berfungsi untuk telepon dan SMS. Lalu, nikmati benar-benar liburan Anda.

Jangan merasa bersalah dengan kantor Anda. Jika Anda membawa pekerjaan saat berlibur, pulang-pulang Anda hanya merasa memerlukan liburan lagi. Pikiran yang rileks selepas liburan akan membuat Anda lebih produktif saat bekerja.

Mulai menabung. Jika destinasi wisata impian Anda tak pernah bisa diwujudkan, coba pikir apa yang menghalangi Anda. Biasanya adalah urusan uang. Maka, tahun ini, menabunglah untuk mewujudkan wisata impian Anda.

Hitung total pengeluaran yang kira-kira Anda akan habiskan untuk perjalanan Anda termasuk tiket pesawat dan hotel. Lalu menabunglah dengan cara menyicilnya per bulan. Memang terkesan lama, tetapi saat hal itu benar-benar terwujud, saat itu akan menjadi perjalanan yang tak akan pernah Anda lupa.

Lakukan hal ekstrem. Anda takut ketinggian? Maka pilih aktivitas wisata yang menantang ketinggian, misalnya bungy jumping.

Pilih aktivitas wisata yang menantang diri Anda. Ajak teman untuk menyemangati Anda. Kegiatan ini cocok terutama untuk Anda yang sehari-hari bekerja dalam rutinitas hingga hidup terasa monoton dan teratur.

Tentu pilih kegiatan yang tetap dalam koridor aman. Tak selalu hal ekstrem berarti berhubungan dengan wisata olahraga. Sebab setiap orang pasti memiliki ketakutan sendiri-sendiri. Bisa jadi, mengelus singa di Taman Safari menjadi hal ekstrem bagi Anda yang takut pada binatang.

Minggu, 30 Desember 2012

Kaliurang dan Vulcano Tour

SLEMAN, KOMPAS.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih mengandalkan objek wisata Kaliurang dan Vulcano Tour di kawasan Gunung Merapi sebagai destinasi unggulan wisata pada libur akhir tahun.
"Selain dua objek wisata alam lereng Gunung Merapi tersebut, destinasi unggulan lainnya adalah Candi Prambanan, Museum Gunungapi Merapi (MGM), dan Monumen Jogja Kembali (Monjali)," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sleman Untoro Budiharjo, Minggu (30/12/2012). Menurut dia, menjelang masa liburan akhir tahun ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman melakukan berbagai persiapan guna memberikan layanan kepada wisatawan, di antaranya mengkondisikan destinasi wisata di kawasan Kaliurang, Vulcano Tour, dan desa wisata.
"Kami juga menempatkan petugas untuk monitoring berbagai objek wisata, seperti Menara Pandang dan Tlogo Putri di Kaliurang, kawasan Vulcano Tour dan Museum Gunungapi Merapi," katanya. Sedangkan untuk memenuhi aspek keamanan objek wisata, pihaknya menjalin kerja sama dan berkoordinasi secara intensif dengan kepolisian di masing-masing lokasi, maupun dengan Polisi Pariwisata.
Ia mengatakan pada malam menjelang tahun baru nanti sejumlah atraksi hiburan akan digelar di sejumlah objek wisata, di antaranya di kawasan Kaliurang (Tlogo Putri). Terkait dengan itu, Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS), Disbudpar Sleman, dan Pemerintah Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, berkolaborasi menyelengarakan rangkaian kegiatan dalam menyambut pergantian tahun dari 2012 ke 2013. Rangkaian kegiatan tersebut di antaranya pergelaran musik dangdut dari Ikatan Orkes Melayu (IKOM) Sleman, serta pesta kembang api.
"Kemudian tim pengelola objek wisata Volcano Tour di Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, menyelenggarakan acara pada Senin 31 Desember mulai pukul 20.30 WIB berupa pentas musik campursari dari Kreasi Sekar Langit," katanya. Kemudian dilanjutkan dengan api unggun. "Pada Selasa 1 Januari 2013 dari pukul 10.00 hingga 16.00, digelar musik dangdut/orkes melayu," katanya. Untoro mengatakan atraksi kesenian juga digelar di Desa Wisata Kembangarum, Kecamatan Turi, berupa kolaborasi musik etnis, baca puisi, pemutaran film layar lebar, tari topeng, serta pesta kembang api, dan peresmian rumah sesepuh.

Sabtu, 22 Desember 2012

Lima Tempat Asyik untuk Liburan Bareng Bunda di DI Yogyakarta

Traveling ke Yogyakarta saat libur panjang akhir pekan adalah pilihan yang tepat. Mumpung bertepatan dengan Hari Ibu, tidak ada salahnya Anda mengajak Bunda jalan-jalan ke 5 destinasi menarik di Kota Gudeg itu.

Dikumpulkan detikTravel, Sabtu (22/12/2012) inilah 5 tempat di Yogyakarta yang asyik untuk dikunjungi bersama Bunda:

1. Pasar Beringharjo

Bagai agenda wajib, Pasar Beringharjo adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan ketika traveling ke Yogyakarta. Di sana, Anda bisa mengajak Bunda keliling pasar dan belanja aneka jenis batik.

Ya, Pasar Beringharjo memang terkenal sebagai sentra penjualan batik di Yogya. Ada banyak jenis kerajinan batik yang bisa Anda dan Bunda lihat, mulai dari pakaian batik, kain batik, hingga tas dan kalung berbahan dasar batik. Harga semua barang ini pun bervariasi, semua tergantung model, bahan dan jenis batik.

Jalan-jalan ke Pasar Beringharjo bersama Bunda semakin berkesan dengan memberikan kejutan kecil untuk Bunda. Belilah sebuah barang, kemudian berikan kepadanya sebagai hadiah. Mungkin semua ini belum seberapa dibanding seluruh pengorbanan yang Bunda berikan, tapi pasti menggembirakan untuknya. Oh iya, jangan lupa untuk bisikkan kata "Aku Sayang Ibu."

2. Malioboro

Destinasi kedua yang bisa Anda kunjungi saat liburan di Yogya bersama Bunda adalah Malioboro. Siapa yang tak kenal kawasan ini. Malioboro adalah salah satu destinasi yang paling ramai dikunjungi turis, baik siang atau pun malam.

Sama seperti Pasar Beringharjo, Malioboro juga menjual aneka barang yang terbuat dari batik. Baju, celana, tas, bahkan syal yang terbuat dari bahan batik juga. Beragam oleh-oleh khas Yogya yang murah meriah juga ada, sebut saja gelang dan aneka kalung.

Jika ingin mengajak Bunda, cobalah ajak pada malam hari. Saat itu Malioboro ramai dipenuhi kios yang menjual aneka dagangan, dan juga warung makan dadakan. Pertama-tama ajaklah Bunda menikmati santap malam di tempat makan lesehan dengan menu gudeg khasnya. Setelah itu, mulailah jalan menyusuri Malioboro. Lihat satu persatu kios yang ada, dan nikmati suasana Yogya pada malam hari bersama Bunda di sini.

3. Pantai Sundak di Gunungkidul

Jika ingin mengajak Bunda jalan-jalan sambil menikmati indahnya alam, tak ada salahnya jika memilih Gunungkidul. Ini adalah salah satu kabupaten yang tersohor di DI Yogyakarta dan terkenal karena keindahan pantainya.

Ada banyak pantai cantik yang tersaji di sepanjang Gunungkidul. Salah satu yang paling keren adalah Pantai Sundak. Ajaklah Bunda untuk datang ke sana dan ajak beliau menikmati asyiknya bersantai di pinggir pantai, sembari mencicipi kelapa muda dingin.

Ajak pula Bunda jalan bertelanjang kaki untuk merasakan lembutnya pasir di Pantai Sunda. Jangan lupa untuk bergaya di depan bukit kapur yang eksotis di sekitar Pantai Sundak, dan abadikan dalam jepretan kamera.

4. Kotagede

Ini dia destinasi lain yang tak kalah asyik untuk dikunjungi bersama Bunda, yaitu Kotagede. Kotagede sudah lama dikenal sebagai sentra pembuatan kerajinan perak. Tak heran kalau tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ada banyak sentra pembuatan perak yang bisa dikunjungi. Dengan sigap, para pengrajin akan menunjukkan cara pembuatan perak dan memperlihatkan kerajinan perak yang sudah jadi.

Pertama-tama, para pengrajin akan menjelaskan pembuatan perak, mulai dari cara mencari serpihan perak hingga menjadikannya benang atau bentuk padat lainnya. Kemudian, Anda akan dijelaskan pula bagaimana menghias perhiasan atau suvenir berikut alat-alat yang digunakan. Setelah itu, Anda dan Bunda akan diajak melihat langsung prosesnya di sebelah ruang guide

Asyiknya lagi, beberapa tempat pembuatan perak mempersilakan turis untuk belajar membuat perhiasan sendiri. Anda dan Bunda pun bisa mencoba langsung. Usai itu, langsung datang ke show room dan belilah beberapa perhiasan yang menarik untuk Anda, dan tentu Bunda.

5. Desa Krebet

Melihat batik yang ada di kain mungkin sudah biasa. Lalu bagaimana dengan batik yang ada di kayu? Desa Krebet di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta adalah lokasi yang tepat jika Anda ingin mengenalkan Bunda dengan batik kayu.

Ya, Desa Krebet sudah dikenal sebagai desa wisata yang memiliki kerajinan membatik dengan media kayu. Tak heran jika ada banyak ukiran kayu, seperti topeng, sandal, gelang dan aksesoris lain yang berbahan dasar kayu sengon, pule, dan mahoni.

Datang ke Desa Krebet, Anda tidak hanya bisa mengenalkan Bunda dengan batik kayu, tapi juga melihat langsung proses pembuatannya. Dijamin,. jalan-jalan akan terasa semakin berkesan.
 Sumber: Detik Travel

Minggu, 18 November 2012

Beragam Kursus Menyenangkan Sehari di Jogja

Wisata budaya bisa jadi andalan Yogyakarta. Tak sekadar melihat pertunjukan seni atau menyaksikan sebuah upacara. Namun, Yogyakarta menawarkan lebih kepada para tamu yang singgah ke Kota Gudeg ini.

Wisatawan diajak untuk aktif berpartisipasi melakukan aneka aktivitas wisata. Ada banyak pilihan berwisata budaya dengan terjun langsung mempelajarinya. Sebagian besar menawarkan kursus kilat dalam beberapa jam untuk pemula.

Untuk tingkat selanjutnya, Anda harus menyediakan waktu beberapa hari, biasanya mulai dari tiga hari paket belajar. Berikut beberapa rekomendasi kursus kilat di Yogyakarta.

Membuat Perhiasan Perak. Berbicara mengenai perak, Kotagede menjadi pusatnya. Di sini terdapat beberapa tempat pembuatan perak yang juga menyediakan kursus kilat bagi wisatawan. Kursus kilat berlangsung selama tiga jam, dengan pengajaran mulai dari membuat desain sampai mengolah perak.

Salah satu yang tenar menyediakan kursus kilat ini adalah Studio 76 di Jalan Purbayan. Studio ini menyediakan kursus kilat dengan paket sudah termasuk makan siang dan 10 gram perak untuk dijadikan perhiasan.

Membatik.
Di Yogyakarta, banyak sanggar dan tempat pembuatan batik yang menawarkan paket pelatihan membatik. Salah satunya adalah Museum Batik Yogyakarta. Selain bisa melihat aneka kain batik yang antik, museum ini juga memiliki program workshop membatik.

Museum ini terletak di Jalan Dr Sutomo Nomor 13A, Yogyakarta. Anda bisa mengambil kursus kilat membatik untuk selembar kain kecil. Anda akan diajarkan cara membatik menggunakan canting dan malam.

Menabuh Gamelan. Sangat mudah menemukan tempat-tempat di Yogyakarta yang menawarkan program belajar gamelan Jawa. Beberapa desa wisata di Yogyakarta memiliki paket tersebut yang digabungkan dengan belajar menari.

Kampung Mangunan, sebuah desa wisata di daerah Bantul, menyediakan paket belajar menari tarian tradisional Jawa kepada pengunjung. Paket ini biasanya digabungkan dengan belajar gamelan.

Tentu saja karena kebutuhannya untuk wisatawan, tarian yang diajarkan masih dasar dan sekadar agar wisatawan bisa kenal dengan tarian tradisional. Harga paket mulai dari Rp 350.000 per orang.

Menulis Huruf Jawa. Di Keraton Yogyakarta, Anda bisa belajar menulis aksara Jawa. Program belajar menulis dan tentu saja membaca huruf Jawa ini juga cocok bagi pemula yang sama sekali belum pernah berkenalan dengan aksara Jawa.  

Kelas Memasak. Masakan tradisional Jawa memang memiliki keunikan tersendiri. Ada rasa legit, pemakaian santan, dan gurihnya yang nikmat. Salah satu tempat yang menyediakan kelas memasak dalam waktu sehari adalah ViaVia Jogjakarta di Jalan Prawirotaman 30.

Peserta pertama-tama diajak ke pasar untuk membeli bahan-bahan baku. Setelah itu, instruktur akan mengajarkan cara memasak kuliner tradisional. Baru kemudian setelah jadi, peserta bisa menyantap hidangan yang telah dimasak.

Jemparingan. Jemparingan adalah panahan tradisional ala Yogyakarta. Hotel Royal Ambarukmo memiliki program belajar jemparingan setiap hari Jumat. Uniknya, panahan ala Jawa ini dilakukan sambil duduk.

Kelas ini sebenarnya gratis dan berlaku tak hanya untuk tamu hotel. Namun, tamu bisa membayar Rp 350.000 untuk sewa pakaian Jawa dan ikut patehan. Patehan merupakan ritual minum teh ala Sultan.
Sumber: Kompas.com

Untuk berkunjung ke obyek-obyek wisata ini, pastikan Anda mengontak kami, Exotica Jogja di telepon 0274-7176161 email: exotica.jogja@gmail.com. Paket sewa tour (mobil+sopir+BBM) sebesar Rp.400.000. Anda akan puas selama 12 jam menjelajahi exotisme Jogja ke pelosok-pelosok yang belum anda kenal sebelumnya. 

Sabtu, 17 November 2012

Kenapa tidak ke Jogja?

Surga bagi para backpacker, itulah Yogyakarta. Akses yang mudah menuju Yogyakarta, harga-harga makanan yang murah tetapi tetap lezat, serta penginapan cantik dengan harga terjangkau.
Jika Anda dari ibu kota negara yaitu Jakarta, biaya wisata di Yogyakarta selama tiga hari dua malam untuk dua orang di kisaran Rp 500.000 per orang. Mungkin di pikiran Anda, angka itu murah sekali. Namun, memang nyatanya wisata Yogyakarta bisa sangat murah.
Biaya Rp 500.000 tersebut sudah termasuk transportasi pergi-pulang Yogyakarta, penginapan, transportasi untuk berkeliling, makan, sampai tiket obyek wisata, biaya parkir, dan bensin. Mari berhitung mulai dari akses menuju Yogyakarta.
Ada banyak cara menuju Yogyakarta, bisa naik pesawat, bus, maupun kereta api. Cara mudah dan murah bisa pilih naik KA Progo ekonomi non-AC. Tiketnya di kisaran Rp 38.000 sekali jalan. Waktu tempuh dari Jakarta ke Yogyakarta sekitar 12 jam.

Dari Jakarta, KA Progo berangkat dari Stasiun Senen di Jakarta dan sampai di Yogyakarta di Stasiun Lempuyangan. Maka, tiket pulang-pergi sebesar Rp 72.000. Untuk dua orang, total menjadi Rp 144.000.
Penginapan di Yogyakarta banyak yang murah mulai dari Rp 60.000 per malam. Anda bisa cari di daerah Sostrowijayan, Prawirotaman, dan Sosrokusuman. Biasanya tarif penginapan di bawah Rp 90.000 adalah kamar tanpa AC alias menggunakan kipas angin.
Jika ingin mudah akses jalan kaki ke pusat Yogyakarta yaitu seputaran Malioboro, bisa pilih daerah Sostrowijayan. Ambilah kisaran penginapan daerah Sostrowijayan di angka Rp 80.000 per kamar per malam. Satu kamar bisa untuk dua orang. Total untuk dua malam adalah Rp 160.000.
Nah, urusan perut tak perlu khawatir. Angkringan dengan nasi kucing yang terkenal murah meriah. Tentu tak cukup satu bungkus nasi kucing. Saking murahnya, uang Rp 5.000 di Yogyakarta pun sebenarnya cukup untuk mengenyangkan perut Anda.
Maka, sekali makan untuk dua orang adalah Rp 10.000. Jika dihitung untuk tiga kali makan siang dan dua kali makan malam, total adalah Rp 50.000. Lebihkan bujet makan sebesar Rp 50.000 untuk sarapan di luar penginapan, camilan, dan makanan yang lebih mahal. Total keseluruhan untuk makanan sekitar Rp 100.000.
Untuk transportasi keliling Yogyakarta, agar mudah sewa saja motor. Sewa motor sehari sekitar Rp 40.000. Anda bisa membawanya sendiri dan berboncengan. Lalu jika lelah, bisa membawanya bergantian. Total untuk sewa selama tiga hari adalah Rp 120.000 belum termasuk bensin.
Anggarkan bensin, uang parkir, dan obyek wisata. Bujetkan saja sekitar Rp 400.000. Jika diperkirakan bensin sehari habis sekitar Rp 20.000, maka dalam tiga hari sekitar Rp 60.000. Anda masih ada sisa uang Rp 340.000 untuk tiket obyek wisata dan parkir.
Sebagai gambaran, tiket masuk museum di Yogyakarta di kisaran Rp 2.000-Rp 15.000 (kecuali Museum Ullen Sentalu di kisaran Rp 25.000), Taman Wisata candi (Borobudur, Prambanan, Ratu Boko) di kisaran Rp 15.000-Rp 30.000, pantai di Yogyakarta di kisaran mulai dari Rp 3.500, Kraton Yogyakarta dan Taman Sari di kisaran Rp 5.000-Rp 7.000.

Sumber: KOMPAS.com

Sabtu, 15 September 2012

Pantai exotic: Sundak!




"Pantai ini masih perawan!" satu kalimat yang terbesit dalam pikiran kita ketika pertama kali sampai di Pantai Sundak. Pengunjung jarang mendatangi tempat wisata ini karena memang belum terkenal, tapi keeksotisannya tidak kalah dengan pantai-pantai lain yang masih menawan. Pantai ini merupakan pantai yang wajib dikunjungi oleh d'traveler.
Untuk menikmati exotica pantai ini, kami dapat mengantar Anda sekaligus disediakan guide. Segera hubungi kami di nomor telepon 02747176161. Dengan Rp.350.000 Anda dapat menyewa mobil selama 12 jam.

Minggu, 19 Agustus 2012

Indrayanti, Pantai yang Cantik dan Exotik


Pantai Indrayanti bisa dikatakan sebagai pantai baru di Yogyakarta, karena baru dibuka dua tahun kemarin sebagai tempat wisata. Walaupun baru, namun pantai ini menawarkan berbagai keindahan pantai dan ombak yang tak kalah menariknya dan wajib anda kunjungi. Sebenarnya pantai ini masih termasuk kawasan Pantai Sundak, namun karena pengunjung dan masyarakat sekitarnya menyebutnya Pantai Indrayanti. Nama ini diberikan oleh pengelola pantai karena salah satu usaha jetski bernama Indrayanti.

Di Pantai ini memiliki resort yang menawarkan permainan jetski?? Yah, satu - satunya permainan jetski yang ada di pantai seluruh Yogyakarta, cuma ada di pantai ini. Selain jetski ada juga bisa menggunakan alat menyelam untuk melihat keindahan laut.

Di Pantai Indrayanti ini, Anda juga dapat berwisata kuliner bersama teman dan keluarga. Segera kontak kami untuk mengantar anda menikmati pantai nan cantik dan exotik ini. Kontak kami Exotica Jogja di 0274 717 6161.

Rabu, 15 Agustus 2012

10 Wisata Pantai Exotic di Yogyakarta (Parang Tritis)

Wisata di Jogja/Yogyakarta sangat banyak untuk dikunjungi, terutama pesona keindahan pantai yang eksotik. Banyak sekali nama pantai di Yogyakarta, mulai dari ujung barat hingga ujung timur. Mulai dari pantai di Kab. Kulonprogo hingga pantai di Kab. Gunung Kidul, semuanya menawarkan keindahan alam yang mengagumkan. Dari berbagai pantai tersebut, setiap pantai menawarkan keunikan dan keindahan tersendiri. Inilah, kumpulan pantai yang sebaiknya anda kunjungi sebagai tempat referensi wisata di Yogyakarta.


Bagi anda nama Pantai Parangtritis mungkin sudah tidak asing lagi, karena pantai ini terkenal saja dahulu hingga sekarang. Pesona dari pantai parangtritis selain ombaknya, anda dapat bermain ombak, pasir pantai, naik dokar, kuda, bahkan anda juga bisa menikmati keindahan pantai dari atas tebing. Dari atas tebing ini, biasanya para penggemar paralayang melakukan terjun bebas.
 


Apakah Pantai Parang Tritis sudah anda kunjungi??? Hmm... tidak cukup satu atau dua hari untuk mengunjungi koleksi wisata alam di Yogyakarta. Untuk segala perjalanan anda, Exotica Jogja siap untuk membantu. Semuanya kebutuhan anda kami miliki, Biaya mulai dari Rp 375.000 / 12 jam dengan transportasi mobil Xenia/Avanza. Biaya sudah termasuk sewa mobil, BBM, driver. Maximal penumpang 7 orang dewasa/anak-anak.

Selasa, 14 Agustus 2012

Candi Prambanan


Candi Prambanan terletak 13 Km dari kota Klaten, menuju barat pada jalur jalan ke Yogyakarta dan 17 Km dari Yogya menuju timur pada jalur jalan ke kota Klaten/Surakarta, Candi Prambanan atau Candi Rara Jonggrang adalah candi Hindu terbesar di Jawa Tengah. Secara administratif kompleks candi ini berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Masyarakat menyebut candi ini dengan nama candi Larajonggrang, suatu sebutan yang sebenarnya keliru. Rara dalam bahasa Jawa untuk menyebut anak gadis. Dalam cerita rakyat, Rara Jonggrang dikenal sebagai putri Prabhu Ratubaka yang namanya diabadikan sebagai nama peninggalan kompleks bangunan di perbukitan Saragedug sebelah selatan Candi Prambanan.

Dikisahkan dalam cerita tersebut ada seorang raksasa bernama Bandung Bandawasa yang memiliki kekuatan supranatural. Dia ingin mempersunting putri Rara Jonggrang. Untuk itu dia harus membuat candi dengan seribu arca didalamnya dalam waktu satu malam. Permintaan tersebut dipenuhi oleh Bandung Bandawasa, namun Rara Jonggrang curang sehingga pada saat yang ditentukan candi itu belum selesai, kurang sebuah arca lagi. Bandung Bandawasa marah dan mengutuk putri Rara Jonggrang menjadi pelengkap arca yang keseribu. Arca tersebut dipercayai sebagai arca Durgamahisasuramardhini yang berada di bilik utara Candi Siwa.

Kompleks Candi Prambanan mempunyai 3 halaman, yaitu halaman pertama berdenah bujur sangkar, merupakan halaman paling suci karena halaman tersebut terdapat 3 candi utama (Siwa, Wisnu, Brahma), 3 candi perwara, 2 candi apit, 4 candi kelir, 4 candi sudut/patok. Halaman kedua juga berdenah bujur sangkar, letaknya lebih rendah dari halaman pertama. Pada halaman ini terdapat 224 buah candi perwara yang disusun atas 4 deret dengan perbandingan jumlah 68, 60, 52, dan 44 candi. Susunan demikian membentuk susunan yang konsentris menuju halaman pusat.